Penentuan jenis obat diabetes yang aman untuk ginjal perlu dilakukan oleh dokter, terutama bagi penderita diabetes dengan penurunan fungsi ginjal. Ini karena obat diabetes jenis tertentu justru bisa memperburuk kondisi ginjal penderitanya, terlebih bila dikonsumsi sembarangan.

Diabetes yang tidak terkontrol bisa menyebabkan komplikasi berupa gangguan ginjal. Kondisi diabetes yang memicu penyakit ginjal disebut juga nefropati diabetik. Tidak sedikit pula penderita diabetes yang sudah menderita penyakit ginjal di waktu yang bersamaan.

5 Jenis Obat Diabetes yang Aman untuk Ginjal - Alodokter

Guna mengatasi gula darah tanpa memperburuk kondisi ginjal, diperlukan pemilihan obat diabetes yang tepat. Pasalnya, jenis obat diabetes tertentu dapat memperburuk kerusakan yang terjadi di ginjal.

Oleh karena itu, dokter akan memberikan jenis obat diabetes yang aman untuk ginjal kepada penderita diabetes yang juga mengalami penurunan fungsi organ perkemihan tersebut.

Obat Diabetes yang Aman untuk Ginjal

Dalam menentukan obat diabetes yang aman untuk ginjal, dokter juga mungkin menyesuaikan dosisnya sesuai fungsi ginjal penderita. Ada berbagai pilihan obat diabetes yang aman untuk ginjal, yaitu:

1. Metformin

Metformin adalah salah satu jenis obat diabetes yang aman dikonsumsi untuk gangguan ginjal. Obat ini efektif untuk mengatasi kondisi prediabetes maupun diabetes tipe 2.

Selain aman untuk ginjal, metformin juga dapat mengurangi risiko gangguan fungsi ginjal yang merupakan komplikasi dari diabetes.

2. Penghambat SGLT2

Golongan obat diabetes yang aman untuk ginjal lainnya adalah penghambat SGLT2, misalnya canagliflozin dan dapagliflozin. Menurut penelitian, obat ini aman dan efektif untuk mengatasi diabetes tipe 2 yang disertai gangguan ginjal.

Meski aman, penentuan dosis penghambat SGLT2 yang tepat penting dilakukan, sebab dosis yang berlebihan bisa meningkatkan risiko penderitanya mengalami hipoglikemia. Kondisi ini ditandai dengan kelelahan yang berat, pusing, pucat, bahkan pingsan.

3. Glucagon-like Peptide 1 (GLP-1)

Penderita diabetes juga dapat diresepkan obat dari golongan GLP-1. Obat-obatan jenis ini bisa menurunkan gula darah dengan memperlambat penyerapan gula di saluran cerna dan merangsang pelepasan hormon insulin.

GLP-1 juga diketahui dapat mencegah perburukan masalah ginjal dan bahkan mengatasi obesitas. Beberapa contoh obat jenis ini meliputi dulaglutide, semaglutide, exenatide, dan liraglutide.

4. DPP-4 inhibitor

Jenis obat golongan DPP-4 inhibitor, seperti linagliptin, diketahui aman untuk dikonsumsi penderita diabetes yang menderita gangguan ginjal. Ini karena pembuangan zat sisa obat tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui sistem pencernaan, yaitu hati dan usus.

Namun, untuk jenis obat DPP-4 inhibitor lainnya, misalnya sitagliptin, saxagliptin, dan vildagliptin, pemberian dosis perlu disesuaikan dengan kondisi ginjal penderita diabetes. Pasalnya, zat sisa obat-obatan tersebut dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal.

5. Insulin

Insulin juga termasuk golongan obat diabetes yang aman untuk ginjal. Obat ini berfungsi untuk mengontrol gula darah tanpa memperburuk kondisi ginjal penderita diabetes. Bahkan, pemberian dosis insulin tidak perlu disesuaikan dengan fungsi ginjal penderita.

Selain mengonsumsi obat diabetes yang aman untuk ginjal, penderitanya juga disarankan menjaga berat badan dengan menerapkan pola makan sehat, melakukan olahraga secara rutin, serta menghentikan kebiasaan merokok untuk mengontrol gula darah dan tekanan darah.

Meski relatif aman untuk ginjal, pastikan pula penggunaan obat diabetes di atas sesuai dengan anjuran dokter. Dengan begitu, kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik dan risiko penderita mengalami penurunan atau perburukan fungsi ginjal akan lebih rendah.

Oleh karena itu, jika menderita diabetes, Anda disarankan untuk melakukan kontrol rutin ke dokter sesuai anjuran untuk mendapatkan obat diabetes yang aman, memastikan fungsi ginjal tetap baik, dan mencegah komplikasi diabetes secara umum.