Atasi Stres Kerja dengan Kecerdasan Emosional

Makin meningkatnya tuntutan kerja, tentunya dapat membuat siapa pun menjadi stres. Namun, dengan melatih kecerdasan emosional yang dapat diterapkan di tempat kerja, stres bisa diredam. Performa kerja pun dapat mengalami peningkatan.

Printer atau mesin fotokopi yang tidak berfungsi, koneksi internet yang lambat, atau konflik dengan bos dan juga rekan kerja, bisa memicu stres di tempat kerja. Belum lagi dengan adanya beban kerja yang kian menumpuk, disertai hasil kerja yang tidak memuaskan.

atasi stres kerja dengan kecerdasan emosional - alodokter

Ketika stres di tempat kerja melanda, Anda bisa menjadi kurang produktif dan efektif. Pekerjaan yang Anda lakukan pun menjadi makin tidak memuaskan. Selain mengganggu kinerja dan pekerjaan, stres juga dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan emosional yang lebih besar jika dibiarkan terus berlanjut.

Kecerdasan Emosional

Jika Anda kerap mengalami stres kerja, Anda tidak perlu risau, karena salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengendalikan kecerdasan emosional Anda. Kecerdasan emosional (EQ atau EI) adalah kemampuan untuk memahami, memanfaatkan, dan mengelola emosi secara efektif dan membangun.

Kecerdasan ini membantu dalam menjalin hubungan atau komunikasi yang kuat dengan orang lain, membuat keputusan yang baik, mengatasi perbedaan, dan menangani situasi sulit. Selain itu, kecerdasan emosional dapat membuat Anda memecahkan masalah secara lebih baik, mengatur dan mengontrol emosi Anda, serta menenangkan diri Anda atau pun orang lain.

Kecerdasan emosional bisa dilatih, guna menunjang kesejahteraan dan kinerja Anda dalam bekerja. Serta, bermanfaat sebagai manajemen emosi diri bagi Anda yang memiliki penyakit kronis. Kecerdasan ini dapat dikembangkan dan dipelajari oleh siapa saja, dari berbagai usia.

Stres Kerja dan Kecerdasan Emosional

Setidaknya, ada lima kunci yang harus Anda lakukan dan kuasai dalam meningkatkan kecerdasan emosional guna mengatasi stres di kantor, yaitu:

  • Sadari jika Anda sedang stres
    Ketika merasa mengalami stres saat menghadapi masalah di kantor, ambil waktu sejenak untuk menenangkan pikiran Anda. Setiap orang memiliki cara meredakan stres yang unik dan berbeda.
  • Jangan mengabaikan emosi
    Jika diabaikan, Anda tidak akan dapat memahami keinginan diri sendiri atau bahkan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Kondisi emosi dapat memberi dampak kepada jalan pikiran dan tindakan. Jadi, perhatikan apa yang Anda rasakan agar dapat dicegah atau dikelola.
  • Bahasa tubuh
    Mengenali dan menggunakan isyarat nonverbal dan bahasa tubuh (kontak mata, ekspresi wajah, nada suara, postur dan gerakan tubuh, serta sentuhan) secara efektif. Komunikasi nonverbal kadang kala lebih efektif dalam membangun hubungan kerja yang baik. Selain itu, cobalah membaca situasi nonverbal dari orang lain di tempat kerja.
  • Humor
    Tidak ada penghilang stres yang lebih baik dan lebih cepat daripada tertawa lebar dan saling berbagi humor.
  • Menyelesaikan konflik secara positif
    Abaikan kebencian atau sakit hati, dan perhatikan perkataan dan isyarat nonverbal yang digunakan. Jika konflik tidak dapat diselesaikan, akhiri argumen saat itu juga. Jangan membuat keputusan penting saat pikiran sedang tidak jernih, atau saat perasaan sedang terganggu stres.

Kemunculan stres adalah hal normal yang dapat dialami oleh siapa pun. Meski begitu, terlalu banyak atau terlalu lama mengalami stres, akan memberi efek yang tidak baik. Hal itu dikarenakan stres dapat memicu penyakit jantung, tekanan darah tinggi, masalah punggung, depresi, serta memperburuk kondisi penyakit kronis.

Selain dengan mengelola kecerdasan emosional, stres juga dapat diatasi dengan berkonsultasi pada psikiater atau psikolog. Jangan ragu untuk mencari pertolongan, jika Anda merasakan stres yang luar biasa.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi