Diagnosis autisme dilakukan dengan melakukan tanya jawab mengenai gejala yang dialami pasien dan riwayat kesehatan keluarga pasien.

Dokter dapat memastikan diagnosis autisme pada pasien yang memiliki kriteria di bawah ini:

  1. Komunikasi dan interaksi sosial yang kurang, seperti pada respon sosial dan emosional, bahasa tubuh dalam berinteraksi, serta kemampuan dalam membangun dan mempertahankan hubungan
  2. Pola perilaku, aktivitas, atau ketertarikan yang terbatas, seperti perilaku atau ucapan yang memperlihatkan rutinitas yang sama, reaksi yang berlebihan atau sebaliknya
  3. Gejala muncul pada periode perkembangan awal dan makin terlihat seiring berjalannya waktu
  4. Gejala sampai menimbulkan gangguan pada pekerjaan, aktivitas sosial, dan lingkup kehidupan lainnya
  5. Gejala yang dialami tidak disebabkan oleh gangguan perkembangan lainnya