Tidak ada cara cepat untuk menyembuhkan batuk akibat infeksi virus. Batuk biasanya akan sembuh dengan sendirinya setelah sistem kekebalan tubuh memusnahkan virus. Tapi terdapat sejumlah cara untuk meredakan batuk yang bisa kita lakukan. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:

  • Mengonsumsi air madu bercampur lemon. Ini merupakan ramuan paling sederhana dan murah yang bisa digunakan untuk menangani batuk. Dengan melembapkan tenggorokan, madu dapat meringankan iritasi yang menyebabkan batuk. Tetapi, sebaiknya Anda tidak memberi madu pada bayi di bawah usia satu tahun, karena berisiko terkena botulisme (keracunan madu) pada bayi.
  • Memastikan Anda atau anak Anda banyak minum cairan. Langkah ini dapat membantu mencairkan dahak di tenggorokan. Langkah ini juga bisa mencegah dehidrasi.
  • Berhenti Merokok. Langkah ini tidak hanya bisa menyehatkan paru-paru, tapi juga tubuh Anda secara keseluruhan. Pernapasan Anda akan membaik dan gejala seperti batuk-batuk atau sesak napas bisa reda setelah berhenti merokok.
  • Menggunakan lebih dari satu bantal agar meringankan frekuensi batuk pada saat tidur.
  • Mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen jika dibutuhkan. Obat-obatan ini berfungsi meredakan rasa sakit.

Di samping langkah penanganan sederhana, konsumsi obat batuk juga mungkin digunakan bagi mereka yang membutuhkan. Jenis obat batuk terbagi menjadi dua kategori, yaitu ekspektoran (pengencer dahak) dan dan antitusif (penekan batuk).

Obat ekspektoran berfungsi untuk membantu mengeluarkan dahak. Jenis obat ini cocok untuk mengobati batuk berdahak karena dapat membantu Anda untuk mengeluarkan dahak agar batuk menjadi lebih ringan.

Sementara obat antitusif atau penekan batuk adalah obat-obatan yang berfungsi menstimulasi otak untuk menekan refleks batuk. Jenis obat ini hanya ampuh untuk batuk kering.

Keampuhan obat batuk belum terbukti sepenuhnya walaupun beberapa orang mengaku terbantu dengan obat batuk. Obat batuk yang komposisinya tidak terlalu banyak dan hanya berfungsi untuk menekan satu jenis gejala, lebih baik daripada obat untuk mengatasi segala macam gejala.

Apabila batuk Anda dipicu oleh penyakit atau kondisi medis lain, menangani penyebabnya merupakan langkah paling efektif. Misalnya:

  • Konsumsi antibiotik bagi Anda mengalami infeksi bakteri sekunder, seperti pneumonia, karena antibiotik hanya berguna untuk membunuh bakteri dan bukan virus.
  • Penggunaan inhaler (obat hirup) yang mengandung steroid guna menangani asma.
  • Konsumsi antasida untuk pengidap penyakit asam lambung.
  • Pemberian antihistamin guna mengatasi alergi.
  • Bagi penderita batuk yang disebabkan PPOK, bisa mengonsumsi obat yang melebarkan saluran napas (bronkodilator).