Daftar makanan pembakar lemak berikut ini bisa didapatkan dengan mudah, alih-alih Anda menghabiskan banyak uang untuk membeli obat pelangsing. Apa saja makanan yang berfungsi untuk membakar lemak? Dan bagaimana dampaknya pada tubuh? Simak penjelasannya berikut ini.

Pada dasarnya, lemak dibutuhkan tubuh untuk memberikan energi, membantu penyerapan vitamin, dan membantu memelihara kesehatan. Akan tetapi, tidak semua jenis lemak baik untuk kesehatan. Konsumsi jenis lemak yang tidak baik secara berlebih dapat menyebabkan penumpukan di bagian tubuh tertentu, seperti paha, bokong, lengan, perut, dan pembuluh darah. Jenis lemak yang tidak baik ini disebut lemak jenuh. Tapi tidak perlu khawatir, dengan mengonsumsi beragam makanan pembakar lemak berikut, Anda tetap bisa mendapatkan berat badan yang ideal.

Berkat Makanan Pembakar Lemak, Berat Badan Jadi Ideal - Alodokter

Daftar Makanan Pembakar Lemak Tubuh

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, berikut minuman dan makanan pembakar lemak yang bisa dijadikan pilihan diet Anda sehari-hari, di antaranya:

  • Teh hijau
    Menurut penelitian, mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan melindungi tubuh terhadap pertumbuhan jenis kanker tertentu. Selain itu, teh hijau juga mengandung senyawa epigallocatechin gallate dalam jumlah yang banyak. Senyawa ini bermanfaat untuk mempercepat pembakaran lemak tubuh, khususnya lemak di area perut.
  • Kopi
    Selain teh hijau, kopi juga dipercaya mampu membakar lemak tubuh. Sebuah penelitian mengungkapkan, mengonsumsi kafein 100 mg, dua kali sehari, dapat membakar lemak sekitar 150 kalori. Namun penelitian terkini menunjukkan bahwa kopi sebagai pembakar lemak untuk diet masih belum dapat dipastikan efektivitasnya, terlebih jika mengonsumsi kopi ditambah gula berlebih.
  • Cabai
    Cabai diyakini mampu membakar lemak tubuh. Senyawa capsaicin yang terkandung dalam cabai dapat membantu proses pembakaran lemak dan metabolisme. Cabai juga dipercaya dapat membantu menekan nafsu makan. Tidak hanya itu, kandungan antioksidan di dalam cabai bermanfaat sebagai antiradang dan melindungi tubuh dari kerusakan sel. Meski demikian, efek makanan pembakar lemak yang satu ini dianggap belum memberikan efek klinis yang signifikan sebagai pengobatan obesitas.
  • Biji-bijian utuh
    Jika Anda mengonsumsi biji-bijian utuh, maka tubuh akan membakar kalori dua kali lebih banyak dibandingkan makanan olahan. Hal ini terjadi pada biji-bijian yang kaya akan serat, seperti oatmeal dan beras merah. Penelitian juga menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi biji-bijian utuh dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
  • Produk olahan susu rendah lemak
    Salah satu makanan enak yang bisa menjaga proses metabolisme berjalan lebih cepat adalah produk olahan susu rendah lemak. Produk olahan susu mengandung kalsium dan vitamin D yang tinggi, juga protein. Kedua nutrisi tersebut berguna untuk membangun dan menjaga kesehatan jaringan otot, yang berperan penting dalam menjaga tingkat metabolisme tubuh. Selain itu, menambahkan yoghurt rendah lemak pada menu diet Anda sehari-hari dapat mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh.
  • Kacang-kacangan
    Kacang-kacangan merupakan jenis makanan pembakar lemak yang sangat baik dikonsumsi sebagai menu pilihan diet. Menurut penelitian, mengonsumsi secangkir kacang secara rutin, diduga mampu memenuhi kebutuhan asupan zat besi harian Anda dan mempercepat metabolisme tubuh.
  • Telur
    Telur juga masuk ke dalam daftar makanan pembakar lemak yang patut Anda konsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi sarapan yang mengandung telur dapat membuat Anda mengurangi rasa lapar dan membantu tubuh dalam proses pembakaran lemak. Tak sampai di situ, kandungan protein yang tinggi dalam telur juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Daging tanpa lemak
    Daging adalah sumber protein yang bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Protein di dalam daging memiliki efek termogenik yang tinggi, sehingga meningkatkan pembakaran kalori oleh tubuh.

Demi hasil yang optimal, kurang tepat jika mengharapkan mendapatkan berat badan ideal hanya dengan mengonsumsi makanan pembakar lemak. Imbangi juga dengan gaya hidup sehat, yang mencakup rutin berolahraga dan cukup istirahat.