Biduran dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari penderitanya, terutama jika sering kambuh. Apabila tidak ditangani, ruam dapat menyebar ke seluruh tubuh dan menyulitkan penderitanya untuk beraktivitas. Biduran bahkan dapat berujung pada berbagai komplikasi, seperti:

  • Angioedema
    Angioedema adalah pembengkakan pada kulit di kelopak mata, bibir, tangan, kaki, dan sekitar alat kelamin akibat penumpukan cairan tubuh. Angioedema dapat diatasi dengan mengonsumsi obat antihistamin dan kortikosteroid.
  • Anafilaksis
    Anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah dan terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa berakibat fatal. Anafilaksis merupakan kondisi gawat darurat, sehingga harus segera ditangani.

PENCEGAHAN

Langkah utama untuk mencegah biduran adalah menghindari pemicunya. Biduran akibat alergi dapat dihindari dengan menjauhi paparan alergen, seperti makanan, obat-obatan, bahan kimia, serbuk sari, atau gigitan serangga.

Demikian juga dengan biduran yang disebabkan oleh faktor lain, seperti suhu panas, bahan pakaian, dan infeksi. Pencegahannya adalah dengan menghindari faktor-faktor tersebut.

Penderita biduran juga dapat menjalani terapi adaptasi terhadap alergen. Dalam terapi ini, alergen akan dipaparkan ke tubuh penderita untuk membiasakan sistem imunnya terhadap alergen tersebut, sehingga tidak lagi timbul reaksi alergi.