Diagnosis campak biasanya sudah dapat ditegakkan oleh dokter hanya dengan melihat karakteristik bercak atau ruam yang ada di dalam mulut dan berdasarkan penjelasan gejala-gejala yang Anda alami.

Namun pada beberapa kasus, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan darah sederhana serta pemeriksaan kultur virus dari air liur untuk memastikan diagnosis. Namun kedua pemeriksaan ini jarang dilakukan kecuali Anda menunjukkan gejala-gejala yang kurang jelas.

Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus campak. Tidak ada obat khusus untuk menangani campak. Kondisi penderita biasanya akan membaik tanpa perawatan khusus dalam waktu satu hingga dua minggu.

Sebelum sistem kekebalan tubuh melawan infeksi virus, kondisi tubuh akan terasa kurang nyaman akibat gejala campak yang dialami. Terdapat beberapa cara yang bisa membantu kekebalan tubuh melawan virus campak, di antaranya:

Meningkatkan Asupan Cairan

Berikan banyak air minum pada anak untuk menghindari dehidrasi. Konsumsi air juga bisa melegakan tenggorokan yang gatal akibat batuk. Ingatlah bahwa ketika tubuh sedang demam, kebutuhan akan cairan pun meningkat.

Mengendalikan Demam dan Mengurangi Rasa Sakit

Umumnya bagi orang dewasa yang mengalami demam dan rasa sakit, konsumsi parasetamol atau ibuprofen bisa dilakukan. Anda juga bisa memberikan parasetamol dalam bentuk cair untuk anak Anda.

Obat-obatan Saat dan Setelah Campak Menyerang

Obat-obatan seperti Vitamin A dan antibiotik mungkin akan diresepkan oleh dokter setelah gejala muncul. Selain itu, pilihan vaksinasi campak juga tersedia. Misalnya suntikan pencegahan campak yang dapat diberikan 72 jam setelah gejala muncul atau suntikan serum globulin imun untuk bayi atau ibu hamil setelah 6 hari terpapar virus. Bicarakan dengan dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat untuk Anda atau anak.

Mengatasi Sakit Mata

Gunakan kain katun yang direndam air untuk membersihkan kotoran mata semasa infeksi campak. Mata penderita campak akan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. Untuk mengatasi ini, tutup jendela dengan tirai atau mengganti lampu yang lebih redup saat malam hari.

Mengobati Gejala Lainnya          

Ada kemungkinan akan muncul gejala yang mirip seperti pilek seperti hidung berair atau batuk. Anda bisa mengonsumsi minuman hangat untuk meredakan gejala ini. Selain itu, Anda bisa melakukan terapi menghirup uap.

Untuk anak kecil, Anda bisa memandikannya dengan air hangat. Minuman hangat mengandung jeruk limun dan madu bisa diberikan pada anak kecil. Perlu diingat bahwa pemberian madu tidak disarankan bagi anak-anak di bawah satu tahun.

Mewaspadai Kemunculan Penyakit Serius

Waspadailah kemungkinan munculnya komplikasi ketika tubuh sedang berperang melawan infeksi ini. Tanda-tanda munculnya kondisi yang lebih serius adalah:

  • Kesadaran menurun, yang ditandai salah satunya dengan terus-menerus merasa mengantuk.
  • Gejala dehidrasi, seperti mulut kering atau frekuensi buang air kecil berkurang.
  • Batuk darah.
  • Kejang-kejang.
  • Kebingungan.
  • Sesak napas.
  • Sakit pada bagian dada, terutama saat bernapas.

Hubungi atau datang langsung ke rumah sakit terdekat jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala-gejala di atas.