Perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi mungkin belum banyak diketahui. Sebab, tak jarang gejala keduanya sangat mirip. Agar Anda tidak salah menduga, tak ada salahnya untuk mengenali perbedaan kedua kondisi tersebut.

Beberapa tanda awal kehamilan dan gejala awal mentruasi atau premenstrual syndrome (PMS) bisa sangat mirip, karena pada kedua kondisi ini terjadi peningkatan hormon progesteron. Walaupun sulit, perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi tetap bisa diketahui.

 5 Perbedaan Ciri-Ciri Orang Hamil dan Menstruasi - Alodokter

Perbedaan Ciri-Ciri Orang Hamil dan Menstruasi

Bagi pasangan yang sedang mendambakan kehadiran buah hati, mungkin terasa menyebalkan jika ciri-ciri orang hamil yang dirasakan ternyata merupakan gejala awal menstruasi. Oleh karena itu, kenali perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi berikut ini:

1. Nyeri payudara

Salah satu gejala awal hamil dan menstruasi yang paling umum adalah nyeri payudara. Namun, perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi yang satu ini ada pada berapa lama rasa nyeri bertahan.

Pada saat PMS, nyeri payudara terjadi sebelum menstruasi dan biasanya akan berkurang saat menstruasi dimulai atau selama menstruasi. Sementara itu, nyeri payudara yang menjadi gejala hamil bisa terjadi pada awal kehamilan.

Selain itu, nyeri payudara karena hamil juga terasa lebih sakit, sensitif, dan padat daripada yang disebabkan oleh PMS.

2. Perubahan suasana hati

Saat PMS dan di awal kehamilan, umumnya wanita mengalami perubahan suasana hati, misalnya menjadi lebih mudah emosi dan gampang menangis. Perubahan suasana hati ini terjadi karena adanya perubahan hormonal.

Namun, terdapat perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi tentang perubahan suasana hati. Jika disebabkan oleh PMS, ketidakstabilan suasana hati biasanya akan membaik saat menstruasi dimulai.

Sementara itu, suasana hati ketika hamil bisa naik turun sepanjang masa kehamilan, terutama pada trimester pertama.

3. Peningkatan nafsu makan dan ngidam

Perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi yang terlihat jelas adalah meningkatnya nafsu makan dan ngidam.

Saat PMS, Anda bisa menjadi lebih nafsu makan dan lebih menginginkan makanan yang tinggi karbohidrat, gula, atau garam. Namun, peningkatan nafsu makan ini masih dalam batas wajar dan tergolong ringan.

Sementara itu, saat sedang hamil, jenis makanan yang diinginkan bisa menjadi sangat spesifik. Anda mungkin juga akan menolak makanan tertentu karena menimbulkan rasa mual saat mencium baunya.

4. Kelelahan

Tingkat kelelahan yang dirasakan juga bisa menjadi perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi. Rasa lelah yang muncul saat PMS biasanya akan hilang begitu menstruasi berlangsung.

Sementara itu, pada wanita hamil, kelelahan dapat muncul sejak trimester pertama dan bertahan selama masa kehamilan.

5. Kram perut

Kram perut bisa terjadi saat PMS maupun awal kehamilan. Sebagai gejala PMS, kram perut berlangsung sekitar 1–2 hari sebelum menstruasi dimulai. Kram ini bisa terasa sangat sakit hingga membuat seseorang tidak bisa melakukan apa-apa.

Sementara itu, kram perut pada awal kehamilan biasanya terjadi karena peregangan otot dan ligamen akibat membesarnya rahim. Hal ini cenderung normal, terutama pada trimester pertama kehamilan. Nyerinya pun tergolong ringan dan berlangsung cepat.

Penting untuk mengetahui perbedaan ciri-ciri orang hamil dan menstruasi, terlebih jika Anda memang sedang merencanakan kehamilan. Jika mengalami berbagai gejala di atas, Anda perlu memperhatikan apakah itu gejala hamil atau PMS.

Gejala PMS biasanya berlangsung hingga 14 hari sebelum menstruasi dimulai. Nah, jika setelah jangka waktu ini Anda tidak kunjung menstruasi, sebaiknya lakukan tes kehamilan atau periksakan diri ke dokter. Semakin cepat kehamilan Anda terdeteksi, semakin baik pula pemantauan kesehatan ibu dan janin dapat dilakukan oleh dokter.