Dayvigo adalah obat resep untuk membantu mengatasi insomnia pada orang dewasa. Obat ini membantu penderita insomnia agar lebih mudah tertidur dan mengurangi frekuensi terbangun pada malam hari. Dayvigo hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter. 

Tiap tablet Dayvigo mengandung 5 mg lemborexant. Bahan aktif ini bekerja dengan cara menghambat kerja oreksin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam menjaga seseorang tetap terjaga. Dengan menghambat kerja oreksin, Dayvigo membantu penderita insomnia lebih mudah tertidur dan jarang terbangun pada malam hari.

Dayvigo

Karena termasuk obat keras, penggunaan Dayvigo harus berdasarkan resep dan anjuran dokter, serta tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil, atau menyusui tanpa pengawasan dokter.

Apa Itu Dayvigo

Bahan aktif Lemborexant
Golongan Hipnotik atau sedatif
Kategori Obat resep
Manfaat Mengobati insomnia
Digunakan oleh Dewasa 
Dayvigo untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum aa studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Dayvigo untuk ibu menyusui  Dayvigo sebaiknya dihindari selama menyusui, kecuali bila dokter meresepkannya setelah mempertimbangkan manfaat dan risikonya.
Bentuk obat Tablet 

Peringatan sebelum Menggunakan Dayvigo

Dayvigo tidak boleh digunakan secara sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Beri tahu dokter seputar riwayat alergi yang dimiliki. Dayvigo tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap lemborexant.
  • Jangan menggunakan Dayvigo jika Anda menderita narkolepsi.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami depresi, gangguan mental, atau memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami sleep apnea, gangguan pernapasan lain saat tidur, penyakit paru, penyakit hati, penyakit ginjal, kelemahan otot yang muncul tiba-tiba (katapleksi), atau sering mengantuk berlebih pada siang hari.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang mangalami kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin bila timbul kantuk, penurunan kewaspadaan, atau gangguan konsentrasi pada keesokan harinya. Pastikan Anda benar-benar prima sebelum kembali beraktivitas.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui.
  • Segera hentikan penggunaan Dayvigo dan hubungi dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Dayvigo.

Dosis dan Aturan Pakai Dayvigo

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Dayvigo untuk mengatasi insomnia:

  • Dosis awal 5 mg, 1 kali sehari, diminum segera sebelum tidur. Pastikan masih tersedia waktu tidur setidaknya 7 jam sebelum bangun dan beraktivitas kembali. Dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg, 1 kali sehari, sesuai respons dan toleransi pasien.

Cara Menggunakan Dayvigo dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan obat sebelum minum Dayvigo. Jangan mengurangi atau menambah dosis yang dikonsumsi.

Agar Dayvigo bekerja secara optimal dan risiko efek samping dapat diminimalkan, perhatikan cara penggunaannya berikut ini:

  • Konsumsilah Dayvigo segera sebelum tidur. Pastikan Anda masih memiliki waktu tidur setidaknya 7 jam sebelum harus bangun dan beraktivitas kembali.
  • Telan tablet Dayvigo secara utuh dengan bantuan air putih. Jangan membelah, mengunyah, atau menghancurkan tablet, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Hindari minum Dayvigo bersamaan dengan atau segera setelah makan karena dapat memperlambat timbulnya efek obat.
  • Jangan menggunakan Dayvigo jika Anda kemungkinan harus bangun di tengah malam untuk bekerja, mengemudi, atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Dayvigo, segera minum obat ini begitu teringat. Jangan mengonsumsi dosis ganda untuk menggantikan dosis yang terlewat.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan Dayvigo karena dapat meningkatkan risiko kantuk berat dan efek samping lainnya. 
  • Simpan Dayvigo di tempat yang sejuk dan kering, terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Dayvigo dengan Obat Lain

Penggunaan Dayvigo bersama obat tertentu dapat menyebabkan interaksi yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping Dayvigo jika digunakan bersama ketoconazole, itraconazole, clarithromycin, erythromycin, verapamil, atau diltiazem
  • Penurunan efektivitas Dayvigo jika digunakan bersama rifampicin, carbamazepine, atau phenytoin
  • Peningkatan risiko terjadinya kantuk berlebihan, gangguan konsentrasi, gangguan pernapasan, hingga depresi sistem saraf pusat jika digunakan bersama opioid, benzodiazepine, antipsikotik, atau antihistamin 

Sebelum menggunakan Dayvigo, beri tahu dokter mengenai semua obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda konsumsi agar dokter dapat mencegah terjadinya interaksi obat yang merugikan. 

Efek Samping dan Bahaya Dayvigo 

Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsusmi Dayvigo adalah:

  • Kantuk pada keesokan harinya
  • Sakit kepala
  • Lelah
  • Mimpi yang terasa nyata atau mimpi buruk

Jika efek samping tersebut tidak kunjung membaik atau sangat mengganggu, konsultasikan dengan dokter lewat Chat Bersama Dokter. Dokter akan memberikan saran untuk mengatasi efek samping tersebut. 

Segera hentikan penggunaan Dayvigo dan periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Tidak dapat bergerak atau berbicara untuk sementara saat akan tidur atau ketika baru terbangun (sleep paralysis)
  • Kelemahan mendadak pada tungkai
  • Perubahan perilaku atau suasana hati, seperti gelisah, perburukan depresi, halusinasi, atau muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri maupun bunuh diri
  • Gangguan daya ingat atau linglung
  • Melakukan aktivitas saat belum sepenuhnya sadar, seperti berjalan, makan, menelepon, mengemudi, atau kemudian tidak mengingat kejadian tersebut