Decadryl adalah obat yang digunakan untuk membantu meredakan gejala alergi dan batuk. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk sediaan, yaitu sirup dan injeksi, dengan kandungan yang berbeda sesuai jenis sediaannya.

Decadryl dalam bentuk sirup mengandung kombinasi diphenhydramine HCl dan ammonium chloride. Diphenhydramine HCl bekerja sebagai antihistamin untuk membantu mengurangi gejala alergi, seperti bersin dan gatal, sedangkan ammonium chloride membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan saat batuk. 

Decadryl

Sementara itu, Decadryl injeksi hanya mengandung diphenhydramine HCl. Sediaan ini digunakan untuk membantu mengatasi gejala alergi, mabuk perjalanan, serta mengurangi gejala penyakit Parkinson. Decadryl injeksi diberikan melalui suntikan sesuai dengan petunjuk serta pengawasan tenaga medis.

Produk Decadryl

Decadryl tersedia dalam 2 macam sediaan, yaitu:

  • Decadryl sirup, yang mengandung 13,5 mg diphenhydramine HCl dan 131,5 mg ammonium chloride tiap 5 ml
  • Decadryl injeksi, dengan bahan aktif diphenhydramine HCl sebanyak 10 mg per 1 ml

Beli Decadryl di Aloshop

Apa Itu Decadryl 

Bahan aktif Decadryl sirup
Tiap 5 ml mengandung 13,5 mg diphenhydramine HCl dan 131,5 mg ammonium chloride
Decadryl injeksi
Tiap 1 ml mengandung 10 mg diphenhydramine HCl
Golongan Antihistamin, ekspektoran (sirup)
Kategori Obat bebas terbatas dan obat resep
Manfaat Meredakan gejala alergi 
Mengatasi mabuk perjalanan
Mengurangi gejala penyakit Parkinson
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Decadryl untuk ibu hamil Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. 
Jika Anda sedang hamil, konsultasikan mengenai penggunaan obat ini ke dokter. 
Decadryl untuk ibu menyusui Penggunaan obat yang mengandung diphenhydramine dalam dosis besar atau rutin bisa mengurangi produksi ASI dan berpotensi menimbulkan efek pada bayi.
Oleh karena itu, tanyakan kepada dokter mengenai obat lain yang lebih aman digunakan selama masa menyusui.
Bentuk obat Sirup dan injeksi

Peringatan sebelum Menggunakan Decadryl 

Decadryl tidak boleh digunakan sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. Jangan menggunakan Decadryl jika Anda memiliki alergi terhadap diphenhydramine HCl. Untuk Decadryl sirup, hindari penggunaannya jika Anda memiliki alergi terhadap ammonium chloride atau bahan lain yang terkandung di dalamnya.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asma, emfisema, diabetes, epilepsi, obstruksi usus, penyakit jantung, penyakit ginjal, glaukoma, tukak lambung, hipertensi, gangguan hati, hipertiroidisme, gangguan prostat, myasthenia gravis, atau kesulitan saat berkemih. 
  • Mintalah saran dokter perihal penggunaan Decadryl jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat yang tidak diinginkan.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Decadryl jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah menggunakan Decadryl. Obat ini dapat menyebabkan pusing atau kantuk.
  • Sampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang menggunakan Decadryl jika direncanakan untuk menjalani tes alergi, perawatan gigi, atau operasi.
  • Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Decadryl.

Dosis dan Aturan Pakai Decadryl

Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Decadryl berdasarkan bentuk obat dan usia pasien:

Decadryl sirup

  • Dewasa: 1 atau 2 sendok takar, tiap 2–3 jam. Dosis tidak boleh melebihi 14 sendok takar dalam sehari.
  • Anak-anak: ½–1 sendok takar, tiap 3 jam. Dosis tidak boleh melebihi 6 sendok takar dalam sehari.

Decadryl injeksi 

Decadryl sediaan injeksi dapat digunakan untuk reaksi alergi, mabuk perjalanan, atau gejala penyakit Parkinson. Dosis Decadryl suntik akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien.

Cara Menggunakan Decadryl dengan Benar

Decadryl injeksi akan diberikan langsung oleh dokter atau petugas medis dalam pengawasan dokter. Obat ini dapat diberikan melalui pembuluh darah (intravena/IV) atau ke dalam otot (intramuskular/IM). 

Jika Anda diresepkan Decadryl sirup, minumlah obat ini sesuai anjuran dokter dan bacalah petunjuk penggunaan pada kemasan. Jangan mengurangi atau menambah dosis yang dikonsumsi kecuali atas saran dari dokter.

Berikut ini adalah cara menggunakan Decadryl sirup dengan benar yang bisa Anda ikuti:

  • Konsumsilah Decadryl sirup sebelum atau sesudah makan. Agar tidak sakit perut, sebaiknya minum obat ini saat atau setelah makan 
  • Sebelum minum Decadryl sirup, kocok botol obat terlebih dahulu. Gunakan alat atau sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya tepat.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Decadryl sirup, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Simpan Decadryl sirup di tempat kering dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan mengonsumsi Decadryl sirup yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat sirup tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.

Interaksi Decadryl dengan Obat Lain

Berdasarkan kandungannya, efek interaksi yang bisa terjadi jika Decadryl digunakan bersama dengan obat lain adalah:

  • Peningkatan efek kantuk jika digunakan bersama obat penenang, antidepresan, atau obat lain yang tergolong antihistamin
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat antikolinergik, seperti atropin
  • Penurunan efektivitas betahistine dalam mengatasi vertigo
  • Peningkatan kadar salisilat dalam darah jika ammonium chloride digunakan bersama salisilat dalam dosis tinggi

Agar aman, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan Decadryl bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Decadryl 

Beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi setelah menggunakan Decadryl adalah:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Kantuk
  • Mual 
  • Sembelit
  • Hilang nafsu makan
  • Gelisah atau gugup
  • Rasa senang yang berlebihan, tetapi tidak wajar, terutama pada anak-anak

Konsultasikan dengan dokter melalui chat jika efek samping di atas terjadi dan tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut. 

Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti: 

  • Linglung, atau pusing berat seperti akan pingsan
  • Gangguan penglihatan 
  • Jantung berdebar
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Lidah bergerak tak terkendali
  • Nyeri atau sulit buang air kecil
  • Kejang