Gejala utama diare adalah sering buang air besar dengan tekstur tinja yang encer. Keluhan lain yang dapat menyertai adalah perut kembung, kram perut, rasa mulas, tidak mampu menahan buang air besar, serta mual dan muntah.

Gejala serius lain yang juga dapat terjadi antara lain:

  • Tinja berlendir, berdarah, atau mengandung makanan utuh (belum tercerna)
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Berat badan menurun

Perlu diketahui, diare mudah menyebabkan dehidrasi. Tanda-tanda yang menunjukkan penderita diare mengalami dehidrasi adalah:

  • Pusing
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Buang air kecil menjadi sedikit atau jarang dan urine berwarna gelap
  • Mulut atau kulit kering
  • Lemas

Sementara, pada bayi dan anak-anak, dehidrasi juga bisa dikenali dari gejala berikut:

  • Mata, perut, dan pipi yang terlihat cekung
  • Air mata berkurang saat menangis
  • Tidak ada urine pada popok selama 3 jam atau lebih
  • Mulut dan lidah kering
  • Rewel
  • Lemas dan mengantuk jika dehidrasi sudah berat

Kapan Harus ke Dokter

Pada dasarnya, diare bukanlah penyakit yang berbahaya dan bisa diatasi dengan penanganan mandiri di rumah. Namun, waspadai tanda perburukan diare, salah satunya bila berlangsung lebih dari 2 hari pada penderita dewasa, atau lebih dari 24 jam pada anak-anak.

Segera ke IGD bila Anda atau anak Anda mengalami diare yang disertai dengan:

  • Tanda-tanda dehidrasi
  • Sakit parah di perut dan dubur
  • Darah atau nanah pada tinja
  • Tinja berwarna hitam dan lembek
  • Demam lebih dari 39°C
  • Muntah berkali-kali