Untuk mengetahui apakah seorang pasien terkena diare dan apa yang menyebabkannya, dokter akan menanyakan tentang gejala yang dirasakan, kebiasaan sehari-hari pasien, dan riwayat penyakitnya. Jika diperlukan, dokter mungkin akan melakukan tes lanjutan. Di antaranya adalah pemeriksaan darah dan pemeriksaan feses untuk melihat adanya bakteri atau parasit yang menyebabkan diare.

Apabila pasien mengeluh kerap mengalami diare setelah mengonsumsi makanan tertentu, dokter dapat mencurigai bahwa pasien mengalami intoleransi atau alergi makanan.

Jika penyebab diare masih terus berlangsung dan belum diketahui penyebabnya, pemeriksaan kolonoskopi dapat dilakukan. Kolonoskopi dilakukan untuk mengetahui kondisi usus dan mengidentifikasi adanya kelainan pada usus besar. Prosedur pemeriksaan ini menggunakan alat seperti selang kecil yang dilengkapi dengan lampu dan kamera pada ujungnya.