Ketika badan terasa lemas, pastinya Anda tidak semangat untuk melakukan berbagai aktivitas. Dalam dunia medis sendiri, badan lemas kerap disebut sebagai asthenia. Kondisi ini terjadi ketika kekuatan tubuh berkurang, sehingga Anda harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bergerak.

Biasanya badan lemas menyerang area tubuh tertentu, seperti lengan dan kaki. Terkadang, penderita badan lemas akan mengalami tremor, kesulitan menggerakkan bagian tubuh, dan merasakan kedutan pada area yang lemas. Tak jarang, kondisi tersebut dapat menjalar hingga ke seluruh tubuh, sehingga Anda tidak dapat melakukan apa pun.

Duh, Badan Lemas Terus Menghampiri! Kenali Penyebabnya - Alodokter

Penyebab Badan Lemas

Secara umum, kondisi badan lemas dapat terbagi menjadi dua, yaitu badan lemas akibat masalah psikis dan badan lemas akibat masalah fisik. Badan lemas karena faktor psikis terjadi ketika Anda merasa lemas bukan akibat masalah pada tubuh, tapi karena adanya gangguan psikologis atau kejiwaan. Sementara, badan lemas karena masalah fisik disebabkan oleh gangguan tertentu dalam tubuh.

Berikut beberapa contoh penyebab badan lemas secara psikis:

  • Depresi.
  • Gangguan.
  • Stres.
  • Sedang berduka.
  • Gangguan mood, seperti penyakit bipolar.

Terdapat pula beberapa contoh penyebab badan lemas secara fisik:

  • Dehidrasi.
  • Kehamilan.
  • Gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, atau tidur terlalu lama.
  • Flu.
  • Kehilangan banyak darah selama periode menstruasi.
  • Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia).
  • Kurang gizi.
  • Anemia.
  • Kadar hormon tiroid yang rendah (hipotiroidisme).
  • Fibromyalgia.
  • Rheumatoid arthiritis.
  • Diabetes tipe 2.
  • Stroke.
  • Gangguan jantung.
  • Kanker.
  • Rhinitis alergi.
  • Kebiasaan mengonsumsi alkohol.
  • Efek samping obat-obatan, seperti obat flu, obat alergi, obat penenang, dan obat bius.

Bagaimana Cara Membuat Badan Lemas Kembali Berenergi?

Kondisi badan lemas dapat dipulihkan dengan beberapa cara, seperti istirahat yang cukup, melakukan olahraga secara rutin, cukupi minum air putih, mempertahankan berat badan ideal, serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Jika terdapat masalah medis, baik secara fisik maupun psikologis, maka diperlukan penanganan oleh dokter.

Badan lemas juga perlu diwaspadai dan segera diperiksakan ke dokter jika diiringi dengan gejala lain, seperti:

  • Pusing.
  • Kelelahan secara mendadak.
  • Merasa sangat lelah selama berbulan-bulan.
  • Badan lemas tidak membaik setelah beristirahat.
  • Mati rasa pada bagian tubuh tertentu.
  • Kesulitan untuk menggerakkan anggota tubuh.
  • Ketidakmampuan untuk tersenyum dan membuat ekspresi wajah.
  • Kesulitan untuk berbicara.
  • Merasa kebingungan.
  • Memburamnya penglihatan.
  • Kesulitan untuk bernapas.
  • Penurunan kesadaran atau koma.

Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui penyebab badan lemas yang Anda alami. Tes yang dilakukan adalah pemeriksaan fisik ditambah dengan pemeriksaan penunjang, mencakup tes urine, tes darah, dan pemindaian seperti CT-scan atau MRI.

Setelah mengetahui penyebabnya, dokter bisa menentukan jenis penanganan yang akan diberikan. Misalnya memberikan suplemen zat besi jika badan lemas disebabkan oleh anemia, memberikan transfusi darah jika terdapat perdarahan, ataupun melakukan pengobatan kemoterapi apabila badan lemas disebabkan oleh kanker.

Jika Anda sering mengalami badan lemas dan tidak mengetahui penyebabnya dengan pasti, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Bisa jadi Anda mengalami penyakit kronis yang membutuhkan penanganan sedini mungkin.