Fasidol Plus adalah obat untuk mengatasi berbagai keluhan nyeri, mulai dari sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, hingga nyeri haid. Selain untuk membantu meredakan rasa sakit, obat ini juga bermanfaat untuk menurunkan demam.

Kandungan paracetamol dalam Fasidol Plus bekerja dengan memengaruhi pusat pengatur suhu dan persepsi nyeri di otak. Sementara itu, caffeine di dalamnya berfungsi memperkuat efek pereda nyeri dari paracetamol sekaligus membantu mengurangi rasa kantuk yang bisa muncul saat tubuh terasa tidak nyaman.

Fasidol Plus

Berkat kombinasi kedua zat aktif tersebut, keluhan nyeri dan demam dapat berkurang sehingga Anda dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Fasidol Plus tersedia dalam bentuk kaplet dan dapat diperoleh secara bebas di apotek.

Apa Itu Fasidol Plus

Bahan aktif Paracetamol 650 mg, caffeine 50 mg
Golongan  Obat bebas
Kategori  Analgetik-antipiretik
Manfaat Mengatasi nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, nyeri otot, atau nyeri saat menstruasi
Menurunkan demam
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Fasidol Plus untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Fasidol Plus untuk ibu menyusui Obat ini umumnya aman untuk digunakan oleh ibu menyusui, selama sesuai dengan aturan pakai produk atau anjuran dokter.
Bentuk obat Kaplet

Peringatan sebelum Menggunakan Fasidol Plus

Walaupun termasuk obat bebas, Fasidol Plus tetap perlu digunakan dengan hati-hati. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini adalah:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Fasidol Plus tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap obat ini atau obat lain yang satu golongan dengan obat ini.
  • Sampaikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita defisiensi G6PD, penyakit hati, anemia, penyakit ginjal, aritmia, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, malnutrisi kronis, atau tukak lambung.
  • Diskusikan dengan dokter jika Anda sering mengonsumsi minuman beralkohol atau mengalami kecanduan alkohol. Penggunaan Fasidol Plus bersama alkohol bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
  • Informasikan kepada dokter mengenai penggunaan Fasidol Plus jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Fasidol Plus.

Dosis dan Aturan Pakai Fasidol Plus

Dosis Fasidol Plus untuk meredakan nyeri dan demam disesuaikan dengan usia pasien. Berikut ini adalah panduan dosis Fasidol Plus secara umum:

  • Dewasa dan anak usia ≥12 tahun: 1 kaplet, 3–4 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½–1 kaplet, 3–4 kali sehari.

Cara Menggunakan Fasidol Plus dengan Benar 

Gunakan Fasidol Plus sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Agar manfaat obat dapat diperoleh secara optimal, perhatikan cara penggunaan Fasidol Plus berikut ini:

  • Minumlah Fasidol Plus kaplet sebelum atau sesudah makan. Telan obat ini dengan bantuan air putih.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Fasidol Plus, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Konsultasikan dengan dokter jika setelah 3 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak kunjung mereda.
  • Simpan Fasidol Plus di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Fasidol Plus dengan Obat Lain 

Kombinasi paracetamol dan caffeine dalam Fasidol Plus dapat menimbulkan interaksi bila digunakan bersama obat tertentu, antara lain:

  • Peningkatan kadar kafein di dalam darah jika digunakan bersama obat golongan MAOI, seperti isocarboxazid
  • Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
  • Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang
  • Penurunan efektivitas dari obat penenang atau obat golongan penghambat beta
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping Fasidol Plus jika digunakan bersama isoniazid atau probenecid
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dalam jangka panjang bersama warfarin atau antikoagulan lain

Untuk menghindari interaksi yang merugikan, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter sebelum menggunakan Fasidol Plus bersamaan dengan obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Fasidol Plus

Sama seperti obat lainnya, Fasidol Plus pun bisa menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi Fasidol Plus meliputi:

Apabila efek samping di atas tidak membaik atau malah makin berat, konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Segera periksakan diri ke dokter jika muncul tanda reaksi alergi setelah menggunakan Fasidol Plus.