Granuloma annulare adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya benjolan-benjolan kecil membentuk pola melingkar atau menyerupai cincin pada permukaan kulit. Kondisi ini umumnya tidak menular, tidak berbahaya, dan dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Meski dapat terjadi pada siapa saja, granuloma annulare lebih sering terjadi pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda. Selain itu, kondisi ini juga lebih sering muncul di tangan, kaki, pergelangan tangan, atau pergelangan kaki, baik hanya di satu area tubuh atau di beberapa area sekaligus.

Pada sebagian kasus, granuloma annulare dapat menimbulkan kekhawatiran karena bentuknya menyerupai infeksi jamur atau penyakit kulit lainnya. Oleh karena itu, pemeriksaan awal diperlukan untuk mengetahui dengan pasti benjolan-benjolan yang muncul tersebut.
Penyebab Granuloma Annulare
Penyebab granuloma annulare belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini diduga terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan peradangan pada lapisan kulit tertentu.
Beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya granuloma annulare adalah:
- Berjenis kelamin perempuan, karena kondisi ini lebih sering ditemukan pada perempuan daripada laki-laki
- Pernah atau sedang menderita penyakit autoimun, seperti penyakit Graves
- Mengalami cedera ringan pada kulit, seperti gigitan serangga, luka lecet, atau benturan
- Sering terkena paparan sinar matahari yang berlebihan pada sebagian kasus
- Pernah atau sedang mengalami infeksi tertentu
- Memiliki anggota keluarga yang pernah atau sedang menderita granuloma annulare
Meski granuloma annulare lebih sering terjadi pada orang dengan faktor-faktor di atas, banyak penderita granuloma annulare yang juga tidak memiliki faktor risiko atau kondisi medis tertentu tetapi bisa mengalaminya sendiri.
Gejala Granuloma Annulare
Gejala utama granuloma annulare adalah munculnya benjolan-benjolan kecil berwarna kemerahan, keunguan, atau menyerupai warna kulit yang tersusun dan membentuk lingkaran seperti cincin.
Selain ditandai dengan munculnya benjolan kecil, granuloma annulare juga dapat menimbulkan gejala berikut ini:
- Ruam yang muncul secara perlahan dan membesar seiring waktu
- Luka kulit yang umumnya tidak nyeri
- Gatal ringan pada sebagian penderita
- Kulit tampak normal di bagian tengah lingkaran
- Ruam yang paling sering muncul di punggung tangan, jari, kaki, pergelangan tangan, atau pergelangan kaki
Jenis granuloma annulare
Granuloma annulare bisa muncul di berbagai area tubuh. Berdasarkan penyebarannya di berbagai area tubuh, granuloma annulare dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
Granuloma annulare lokal (localized granuloma annulare)
Granuloma annulare lokal merupakan jenis yang paling sering terjadi. Pada jenis ini, benjolan-benjolan melingkar umumnya tidak menimbulkan nyeri dan hanya muncul di satu atau beberapa area tubuh dengan jumlah terbatas. Sebagian besar kasus dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Granuloma annulare menyeluruh (generalized granuloma annulare)
Granuloma annulare menyeluruh ditandai dengan munculnya banyak ruam dan benjolan di berbagai bagian tubuh, seperti lengan, tungkai, dan badan. Jenis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa dan cenderung bertahan lebih lama daripada granuloma annulare lokal. Pada sebagian kasus, ruam dapat terasa gatal.
Granuloma annulare subkutan
Granuloma annulare subkutan lebih sering terjadi pada anak-anak. Jenis ini ditandai dengan munculnya benjolan di bawah permukaan kulit yang umumnya tidak nyeri dan tidak disertai perubahan warna kulit yang jelas. Benjolan paling sering ditemukan di tungkai, tangan, atau kulit kepala.
Granuloma annulare perforans
Granuloma annulare perforans merupakan bentuk yang jarang terjadi. Pada jenis ini, benjolan kecil pada kulit dapat mengeluarkan cairan dari bagian tengahnya akibat proses peradangan yang lebih dalam. Setelah sembuh, benjolan dan ruam terkadang meninggalkan perubahan warna kulit atau bekas yang ringan.
Kapan harus ke dokter
Lakukan konsultasi ke dokter melalui Chat Bersama Dokter jika muncul ruam berbentuk cincin yang tidak kunjung membaik, makin meluas, atau sulit dibedakan dengan penyakit kulit lain, seperti infeksi jamur.
Pemeriksaan juga perlu dilakukan apabila ruam disertai nyeri, tanda infeksi seperti demam, atau muncul secara luas di berbagai bagian tubuh. Diagnosis yang tepat penting untuk menentukan apakah kelainan kulit tersebut merupakan granuloma annulare atau kondisi lain yang memerlukan penanganan berbeda.
Segera periksakan diri ke dokter apabila muncul luka terbuka, tanda infeksi berat, atau keluhan lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Diagnosis Granuloma Annulare
Untuk mendiagnosis granuloma annulare, dokter akan melakukan tanya jawab mengenai gejala yang dialami pasien serta riwayat kesehatannya. Setelah itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik pada kulit.
Bila diperlukan, dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang berikut:
- Dermoskopi, untuk melihat karakteristik ruam atau benjolan pada kulit secara lebih lengkap
- Biopsi kulit, yaitu pengambilan sampel jaringan kulit untuk diperiksa di laboratorium, sehingga dapat diketahui penyebab munculnya benjolan
- Tes darah, bila dicurigai terdapat penyakit lain yang berkaitan, seperti diabetes atau gangguan tiroid
- Pemeriksaan lain, seperti tes fungsi KOH, untuk menyingkirkan kondisi yang menyerupai granuloma annulare, seperti kurap (tinea corporis), psoriasis, atau lupus
Diagnosis granuloma annulare ditegakkan berdasarkan gejala khas, hasil pemeriksaan fisik, dan bila perlu didukung oleh hasil biopsi kulit.
Pengobatan Granuloma Annulare
Pengobatan granuloma annulare bertujuan untuk mempercepat penyembuhan ruam kulit, mengurangi keluhan yang muncul, dan mencegah kekambuhan. Pada banyak kasus, kondisi ini bahkan bisa membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.
Namun, ada beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi granuloma annulare, yaitu:
Perawatan mandiri
Pada granuloma annulare yang ringan dan tidak menimbulkan keluhan lain yang lebih berat, dokter dapat menyarankan pemantauan tanpa pengobatan khusus. Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk:
- Menjaga kebersihan dan kelembapan kulit
- Menghindari menggaruk atau menggosok area yang mengalami ruam
- Menggunakan tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar ruangan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari berlebih
- Mengontrol penyakit penyerta, seperti diabetes, sesuai anjuran dokter
Obat-obatan
Apabila ruam tidak membaik atau mengganggu penampilan, dokter dapat memberikan obat-obatan untuk mengurangi peradangan pada kulit, seperti:
- Kortikosteroid topikal, untuk mengurangi peradangan dan mempercepat perbaikan ruam kulit
- Suntikan kortikosteroid, dengan menyuntikkannya langsung ke area ruam atau benjolan yang menetap atau sulit membaik
- Obat yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti hydroxychloroquine atau methotrexate, dapat diberikan pada kasus granuloma annulare yang luas atau tidak membaik dengan pengobatan lain.
Terapi
Pada granuloma annulare yang menyebar luas atau tidak membaik dengan pengobatan lain, dokter dapat menyarankan:
- Fototerapi, yaitu penggunaan sinar ultraviolet dengan pengawasan dokter untuk mengurangi peradangan kulit
- Terapi laser, pada kasus tertentu untuk memperbaiki tampilan ruam kulit yang menetap
- Krioterapi, yaitu pembekuan ruam kulit menggunakan nitrogen cair untuk menghilangkan benjolan pada kasus tertentu
Komplikasi Granuloma Annulare
Granuloma annulare umumnya tidak menyebabkan komplikasi serius. Namun, kondisi ini dapat menimbulkan beberapa masalah, seperti:
- Perubahan warna kulit setelah ruam atau benjolan menghilang
- Hilangnya kepercayaan diri akibat perubahan penampilan kulit
- Kekambuhan setelah ruam membaik
- Ruam atau benjolan menetap dalam jangka waktu lama, terutama pada tipe menyeluruh
Meski jarang terjadi, granuloma annulare yang luas dan berlangsung lama umumnya memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari kemungkinan penyakit yang mendasarinya.
Pencegahan Granuloma Annulare
Karena penyebab granuloma annulare belum diketahui secara pasti, belum ada cara yang terbukti efektif untuk mencegah kondisi ini. Meski begitu, beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara umum:
- Jaga kebersihan dan kelembapan kulit dengan menggunakan sabun yang lembut serta pelembap yang sesuai dengan jenis kulit
- Hindari cedera atau iritasi pada kulit, misalnya akibat garukan berlebihan, gesekan yang terus-menerus, atau paparan bahan yang dapat memicu iritasi.
- Kontrol dengan baik penyakit kronis, seperti diabetes, dengan menjalani pengobatan dan pemeriksaan rutin sesuai anjuran dokter.
- Gunakan tabir surya dan pelindung kulit saat beraktivitas di bawah sinar matahari dalam waktu lama untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.
- Jalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bila memiliki penyakit autoimun atau kondisi medis lain yang diduga berkaitan dengan granuloma annulare.
Dengan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai, sebagian besar kasus granuloma annulare dapat sembuh dan tidak menimbulkan dampak jangka panjang yang serius.