Maag atau dispepsia (indigestion) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan ketidaknyamanan pada perut bagian atas atau ulu hati. Salah satu penyebab maag adalah gastritis atau peradangan pada lambung. Apabila tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat berlanjut menjadi maag kronis.

Penyakit maag kronis sering menyebabkan perut kembung, mual, muntah, bahkan penurunan berat badan. Mengubah gaya hidup, khususnya pola makanan, menjadi salah satu kunci penting dalam menangani maag. Oleh karena itu, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau disarankan oleh penderita penyakit ini.

Makanan untuk Penderita Maag Kronis yang Baik Bagi Lambung - Alodokter

 

Makanan untuk Penderita Maag Kronis

Penderita maag kronis sebaiknya menghindari konsumsi cokelat dan alkohol. Selain itu, aneka makanan pedas, asam, dan kopi juga bisa memperburuk maag pada beberapa orang. Jika Anda mengalami maag kronis dan kondisi semakin buruk setelah makan makanan tertentu, sebaiknya hentikan segera konsumsi makanan tersebut agar kondisi Anda tidak semakin parah.

Salah satu penyebab maag adalah peradangan pada lambung atau gastritis. Pada gastritis kronis, rasa nyeri di perut dapat berlangsung terus menerus. Ada beberapa jenis makanan yang berpotensi membantu menangani maag kronis, antara lain:

  • Peppermint
    Peppermint diyakini mampu membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti maag, sakit perut, atau mual dengan cara relaksasi otot-otot perut dan meningkatkan aliran empedu. Peppermint dalam bentuk minyak mungkin juga dapat mengurangi ketegangan perut dan perasaan penuh pada perut.
  • Teh chamomile
    Dalam pengobatan tradisional, chamomile sudah lama digunakan untuk mengobati berbagai gangguan pencernaan. Menurut penelitian, teh yang terbuat dari bunga chamomile ini kemungkinan efektif untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, termasuk maag, dan meringankan gejalanya pada sebagian orang.
  • Makanan berserat
    Makanan dengan kandungan serat yang tinggi, seperti gandum, brokoli, wortel, kacang-kacangan, dan apel, dapat membantu meredakan gejala penyakit maag kronis. Untuk memaksimalkan efeknya, Anda juga bisa mengonsumsi makanan rendah lemak, seperti ikan dan ayam.
  • Probiotik
    Untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dan bakteri buruk di dalam sistem pencernaan, pertimbangkanlah untuk mengonsumsi probiotik. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik pada kesehatan bila dikonsumsi. Selain yogurt, probiotik juga bisa ditemukan di kefir dan kimchi (asinan sayur yang difermentasi).

Selain itu, Anda dapat mencoba mengonsumsi kunyit saat gejala maag muncul. Beberapa penelitian menunjukkan, konsumsi kunyit sebanyak empat kali per hari selama satu minggu, dapat membantu meredakan gejala sakit maag.

Meski makanan-makanan di atas kemungkinan berguna membantu penderita maag kronis, disarankan untuk konsultasi ke dokter agar mendapatkan perawatan medis yang tepat.