Hydroquinone bermanfaat untuk mengurangi penumpukan melanin, yaitu zat pemberi warna pada kulit. Dengan begitu, bintik, bercak, atau area kulit yang warnanya lebih gelap akan menjadi lebih senada dengan warna area kulit yang lain.

Hydroquinone merupakan agen pencerah kulit. Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah melanosit yang bertugas membuat melanin. Terkontrolnya jumlah melanosit dapat membantu warna kulit menjadi lebih merata.

alodokter-hydroquinone

Hydroquinone biasanya digunakan untuk mencerahkan area kulit yang berwarna lebih gelap dari sekitarnya, misalnya pada melasma, hiperpigmentasi akibat proses penuaan, atau hiperpigmentasi pada bekas luka. Bahan ini juga sering digunakan untuk memutihkan wajah dalam waktu cepat.

Merek dagang hydroquinone: Albavance F, Bioquin, Eqinon Forte, Eqinon Lite, Farmaquin, Hydroquinone, Innaquin, Lumiquin, Mediquin, Melanox, Melanox Forte, Melaskin, Melaskin-TF, Melaqiderm, Melaquin, Obagi Nu-Derm Clear, Quinosen, Refaquin, Skinesse HQ, Tricodion, Ufiquin

Apa Itu Hydroquinone

Golongan Obat resep
Kategori Obat pencerah kulit
Manfaat Mencerahkan bagian kulit yang warnanya lebih gelap karena hiperpigmentasi
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak usia >12 tahun
Hydroquinone untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Hydroquinone belum diketahui dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
Bentuk Krim

Peringatan Sebelum Mengunakan Hydroquinone

Hydroquinone tidak boleh digunakan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menggunakan hydroquinone, yaitu:

  • Jangan menggunakan hydroquinone jika Anda alergi terhadap obat ini. Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki, terutama alergi sulfat.
  • Jangan menggunakan hydroquinone pada kulit yang mengalami biang keringat, terluka, terbakar sinar matahari, atau mudah mengalami iritasi.
  • Jangan menggunakan hydroquinone pada kulit yang baru saja dicukur, baik menggunakan pisau cukur maupun obat perontok bulu.
  • Jangan memberikan hydroquinone pada anak-anak usia <12 tahun tanpa petunjuk dokter.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asma, penyakit ginjal, penyakit hati, atau penyakit kulit, seperti eksim dan psoriasis.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat atau produk herbal tertentu, terutama yang juga dioleskan ke kulit, untuk mengantisipasi interaksi antarobat yang mungkin terjadi.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera periksakan ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, setelah menggunakan hydroquinone.

Dosis dan Aturan Pakai Hydroquinone

Krim hydroquinone 2–4% dioleskan secara merata pada kulit yang akan diobati, 2 kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari.

Cara Menggunakan Hydroquinone dengan Benar

Gunakan hydroquinone sesuai anjuran dokter dan baca keterangan pada kemasan.

Untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap cream hyroquinone, oleskan sedikit krim pada kulit dan tunggu hingga 24 jam. Jika Anda alergi terhadap hydroquinone, maka area tersebut akan terasa gatal, bengkak, atau melepuh. Jangan gunakan obat ini jika Anda mengalami reaksi alergi tersebut.

Hindari obat pada area kulit sekitar mata, serta di bagian dalam hidung atau mulut. Jangan menggunakan obat pada kulit yang luka, kering, atau teriritasi. Jika hydroquinone terkena area tersebut, segera cuci dengan air mengalir sampai bersih.

Sebelum dan sesudah menggunakan hydroquinone, jangan lupa cuci tangan dengan air dan sabun. Bersihkan dan keringkan juga daerah kulit yang ingin diolesi hydroquinone.

Ambil krim hydroquinone secukupnya dan oleskan dengan lembut di daerah kulit yang mengalami hiperpigmentasi. Jangan menutup kulit yang telah diolesi hydroquinone, kecuali jika diperbolehkan oleh dokter.

Gunakan hydroquinone pada waktu yang sama setiap harinya untuk memperoleh hasil yang optimal. Jika lupa menggunakan obat ini, segera lakukan jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya tidak terlalu dekat. Bila sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Bagian kulit yang diolesi hydroquinone akan menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari langsung, pakailah baju tertutup, dan gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih saat berada di luar ruangan pada siang hari.

Apabila dalam waktu 2 bulan tidak ada perbaikan pada area kulit yang diobati, hentikan penggunaan hydroquinone dan konsultasikan kembali dengan dokter.

Simpan hydroquinone di tempat kering dan sejuk. Hindarkan obat ini dari sinar matahari langsung dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Hydroquinone dengan Obat dan Bahan Lain

Berikut adalah interaksi yang dapat terjadi jika hydroquinone digunakan bersamaan dengan obat dan bahan tertentu:

  • Terbentuknya noda pada kulit jika digunakan dengan benzoyl peroxide atau hydrogen peroxide
  • Peningkatan risiko terjadinya iritasi kulit jika digunakan dengan produk pewarna rambut, penghilang bulu, wax, serta pembersih kulit (sabun atau sampo) yang mengandung tambahan alkohol, astrigen, rempah-rempah, atau jeruk nipis

Efek Samping dan Bahaya Hydroquinone

Efek samping yang mungkin bisa terjadi setelah menggunakan hydroquinone adalah:

  • Kulit bewarna kemerahan
  • Kulit kering
  • Kulit terasa seperti terbakar
  • Kulit terasa seperti tersengat

Biasanya, efek samping yang timbul hanya bersifat sementara. Namun, lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda atau memburuk. Selain itu, Anda perlu segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius berupa ochronosis.

Ochronosis merupakan efek samping yang jarang terjadi, tetapi harus ditangani secepatnya. Efek samping ini biasanya terjadi akibat penggunaan hydroquinone dalam jangka panjang atau lebih dari 5 bulan. Gejala ochronosis bisa berupa:

  • Kulit pecah
  • Lepuhan pada kulit
  • Bentol-bentol pada kulit
  • Perubahan warna kulit menjadi biru kehitaman