Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seorang pria mengalami impotensi karena proses ereksi itu sendiri melibatkan emosi, saraf, otak, pembuluh darah, hormon, dan otot.

Pada sebagian besar kasusnya, impotensi disebabkan oleh masalah kesehatan yang berkaitan dengan fisik, seperti:

  • Gangguan pada sistem saraf

Diakibatkan oleh penyakit stroke, Parkinson, multiple sclerosis, cedera tulang belakang, tumor tulang belakang, cedera parah di kepala, tumor otak, penyakit Alzheimer, epilepsi.

  • Gangguan pada peredaran darah

Diakibatkan oleh hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

  • Kelainan pada struktur penis

Diakibatkan oleh penyakit Peyronie.

  • Gangguan keseimbangan hormon

Diakibatkan oleh hipotiroidisme, hipertiroidisme, hipogonadisme, serta sindrom Cushing.

Selain disebabkan oleh adanya gangguan kesehatan fisik, terjadinya impotensi juga bisa disebabkan oleh:

  • Gangguan psikologis (misalnya cemas dan stres).
  • Efek samping obat-obatan (misalnya antihistamin, antidepresan, antipsikotik, antiandrogen, antikonvulsan, penghambat beta, antagonis H2, diuretik, fibrat, sitotoksik, atau kortikosteroid).
  • Gaya hidup yang tidak sehat (misalnya merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, atau menggunakan obat-obatan terlarang).
  • Stamina yang sedang menurun