Memiliki kulit kering, kasar dan bersisik pasti bisa menurunkan rasa percaya diri para wanita. Namun semua itu bisa diatasi dengan menggunakan krim yang tepat, yaitu krim urea.

Urea secara alami terdapat di dalam kulit yang sehat. Ini adalah satu dari tiga pelembap alami di lapisan terluar kulit kita. Dalam ilmu medis, krim urea biasa digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit kering.

Ingin Punya Kulit Cantik Tidak Bersisik? Coba Gunakan Krim Urea - Alodokter

Urea dikenal sebagai keratolitik atau penghancur zat keratin yang terdapat pada kulit. Urea bisa meningkatkan kelembapan kulit dengan cara melembutkan lapisan atas kulit. Hal tersebut bisa membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati yang kering atau kasar.

Biasanya, krim yang dipakai untuk mengatasi kulit kering mengandung urea sekitar 3-40 persen.

Permasalahan kulit apa saja yang bisa diatasi oleh krim urea? Anda bisa mengaplikasikan krim urea untuk mengatasi kondisi seperti:

  • Kulit kering, kasar, dan gatal.
  • Eksim (dermatitis aktopik).
  • Psoriasis. Kondisi di mana kulit mengalami peradangan kronis yang ditandai dengan kulit menebal, bersisik, dan memerah.
  • Iktiosis. Kondisi ketika kulit menjadi memerah, menebal, kering serta bersisik.
  • Kapalan. Lapisan kulit yang mengeras akibat adanya gesekan atau tekanan berlebihan pada kulit.
  • Keratosis aktinik. Kondisi kulit kasar, bersisik akibat terpajan sinar matahari dalam jangka panjang.
  • Selain mengatasi permasalahan kulit kering, krim urea juga bisa mengatasi beragam masalah kuku, misalnya cantengan.
  • Selain mengatasi permasalahan kulit kering, krim urea juga bisa memperbaiki kuku yang rusak atau kuku yang tumbuh ke samping sehingga menyebabkan rasa sakit. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan krim urea dengan kadar 50 persen.

Gunakanlah Krim Urea Secara Tepat

Krim urea juga banyak dijual bebas di pasaran. Jika Anda ingin memakainya tanpa resep dokter, disarankan membaca petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Pastikan Anda membeli krim urea yang telah terdaftar di BPOM RI.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan krim urea, antara lain:

  • Aplikasikan krim urea sesuai dengan anjuran dokter.
  • Sebelum memakai krim urea, cuci tangan Anda terlebih dahulu.
  • Beberapa produk perlu dikocok dengan baik sebelum digunakan.
  • Oleskan krim sesuai takaran, pada kulit yang kering atau pada bagian kuku yang bermasalah.
  • Pijat dengan lembut hingga krim meresap pada kulit Anda.
  • Biasanya, krim ini dioles 1-3 kali sehari atau ikuti aturan pakai dari dokter.
  • Cuci tangan Anda kembali usai mengaplikasikan krim urea pada kulit yang kering, kecuali bila krim dioleskan pada daerah tangan.

Perlu Anda ketahui bahwa krim ini hanya untuk kulit bagian luar saja. Hindari untuk mengaplikasikannya di daerah sekitar bibir, mulut, hidung, vagina, dan mata. Hindari pula mengoleskan krim ini pada bagian kulit yang terluka. Krim ini bisa menimbulkan efek samping ringan, seperti rasa gatal-gatal, kulit memerah, kulit terasa terbakar (perih), atau iritasi.

Gejala alergi serius yang ditimbulkan akibat krim urea adalah bengkak, ruam, atau gatal pada wajah, lidah, atau tenggorokan. Anda juga bisa mengalami pusing berat dan sulit bernapas, namun efek samping serius seperti ini jarang terjadi.

Bagi ibu hamil dan menyusui, gunakan krim urea hanya jika Anda telah berkonsultasi atau disarankan oleh dokter Anda. Hal ini berlaku pula jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu pada kulit kering Anda. Kemungkinan krim urea dapat memengaruhi kerja obat yang sedang Anda gunakan.

Beberapa produk bisa membuat Anda menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sekali lagi, pastikan Anda membaca label krim urea sebelum menggunakannya.

Dengan pengaplikasian krim urea secara teratur dan sesuai petunjuk, ditambah dengan menerapkan gaya hidup sehat, Anda dapat memperoleh kulit yang lebih sehat, halus, dan bebas sisik. Selamat mencoba.