Pernahkah kamu melakukan deep talk? Deep talk bukan hanya sekadar percakapan biasa, melainkan komunikasi mendalam yang memiliki banyak manfaat. Membiasakan diri untuk melakukan deep talk baik untuk kesehatan mentalmu dan orang yang menjadi teman bicaramu, lho.

Deep talk atau deeper conversations adalah percakapan mendalam yang umumnya melibatkan 2 orang. Topik yang diperbincangkan di dalam deep talk bukanlah obrolan ringan, seperti aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari atau sekadar gibah, tetapi hal-hal bermakna dan bersifat pribadi

Ini Alasan Mengapa Deep Talk Penting untuk Dilakukan - Alodokter

Deep talk bisa dilakukan dengan siapa saja, baik itu pasangan, teman, rekan kerja, atau keluarga. Lawan bicara yang dipilih untuk melakukan deep talk biasanya adalah orang yang benar-benar dipercayai dan nyaman untuk diajak berbicara.

Alasan Pentingnya Melakukan Deep Talk

Bagi orang dengan kepribadian introvert, tentu sudah tidak asing dengan deep talk. Kepribadian ini memang lebih nyaman berbincang secara empat mata dan membahas hal-hal yang lebih bermakna.

Namun, seseorang dengan kepribadi apa pun, baik itu introvert, ekstrovert, atau ambivert, bisa melakukan deep talk dan mendapatkan manfaat baiknya. Berikut adalah manfaat deep talk yang perlu kamu ketahui:

1. Meningkatkan kebahagiaan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kebahagiaan, mulai dari menjalani pola hidup sehat, melakukan perawatan diri, hingga pergi berlibur. Namunm tidak hanya itu. Kebahagiaan juga bisa tercipta dari jalinan komunikasi yang baik melalui deep talk.

Studi mengungkapkan bahwa orang yang rutin berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain akan merasa kualitas hidupnya lebih baik dan bahagia. Perbincangan yang bermakna, menarik, dan kompleks bisa menjadi sarana untuk mengatasi rasa kesepian.

2. Menemukan makna hidup

Makna hidup merupakan suatu tujuan dan harapan hidup yang dimiliki oleh masing-masing individu. Dengan memiliki makna hidup, kamu bisa menentukan target dan cita-cita yang ingin digapai dengan lebih realistis. Ketika hal tersebut tercapai, kamu pun bisa merasa lebih sejahtera, nyaman, dan bahagia.

Pencapaian makna hidup juga bisa membuat seseorang menjadi lebih sehat, baik secara fisik maupun mental, seiring bertambahnya usia.

Untuk membantu menemukan makna hidupmu, cobalah lakukan deep talk. Perbincangan mendalam diyakini dapat membantu seseorang untuk menemukan tujuan hidupnya. Melalui deep talk, kamu bisa mempelajari pengalaman orang lain dan juga mencari inspirasi untuk mencapai keinginanmu.

3. Mendapatkan dukungan emosional

Mencurahkan perasaan, pengalaman, dan sudut pandangmu pada orang lain dapat membuat suasana hati menjadi lebih tenang dan beban pikiran terasa berkurang. Kamu juga bisa saling menguatkan dan mungkin akan mendapatkan solusi yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya.

Bahkan, deep talk juga sangat baik bagi ibu menyusui. Dukungan emosional yang didapatkan akan mecegah ibu mengalami berbagai masalah menyusui dan depresi pascapersalinan.

4. Mempererat hubungan

Memiliki hubungan yang erat dengan orang lain bisa diwujudkan dengan cara deep talk. Mencurahkan isi hati dan pikiran secara jujur dan terbuka dapat mengembangkan kepercayaan, pengertian, empati, serta kasih sayang. Dengan begitu, hubungan kamu dengan teman bicaramu akan semakin erat.

5. Mengurangi risiko gangguan mental

Stres, kesepian, dan lingkungan atau hubungan yang toxic bisa menjadi beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikomu untuk mengalami gangguan mental, seperti depresi dan gangguan cemas.

Nah, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, kamu perlu mencari support system yang baik untuk mendapatkan dukungan emosional. Salah satu cara untuk mendapatkan hal ini bisa dilakukan melalui deep talk.

Berbagai riset pun menunjukkan bahwa jalinan komunikasi yang baik dengan orang lain berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.

Melalui percakapan yang sehat, jujur, dan terbuka dengan orang lain yang kamu percayai, kamu bisa menuangkan seluruh isi hati atau unek-unekmu. Hal ini bisa membuatmu merasa bahwa diterima dan kamu pun akan merasa lebih lega.

Cara Melakukan Deep Talk

Sebetulnya tidak ada aturan baku dalam melakukan deep talk. Namun, berikut ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan manfaatnya yang lebih maksimal:

  • Temukan lawan bicara yang tepat. Pastikan ia adalah orang yang benar-benar kamu percayai.
  • Cobalah berbincang atau berbicara secara langsung jika memungkinkan. Namun, jika sulit untuk mencari waktu atau bertemu secara langsung, kamu bisa berbincang melalui video call.
  • Lakukan deep talk di tempat yang nyaman dan tenang, serta dengan suasana hati yang baik.
  • Mulailah dengan obrolan ringan, misalnya dengan menanyakan “Ada cerita apa hari ini?”.
  • Ceritakan tentang apa pun yang bersifat pribadi dengan jujur dan hindari menghakimi.
  • Tanyakan pendapat lawan bicara tentang topik yang dibicarakan. Hal ini untuk melihat pandangan lain dari topik tersebut.

Deep talk dapat memberikan efek baik bagi kesejahteraan hidup serta kesehatan fisik dan mental. Mulai saat ini, jangan memendam masalah sendiri, ya. Alangkah baiknya, kamu mencurahkan perasaan dan keluh kesah pada seseorang dengan cara deep talk.

Bila kamu mengalami kesulitan berbincang dengan orang lain atau setelah menerapkan deep talk kamu masih sering dikuasai oleh pikiran-pikiran negatif, cobalah untuk meminta bantuan psikolog atau psikiater melalui konseling.

Dengan melakukan konseling tersebut, kamu dapat mencurahkan isi hatimu, menceritakan masalahmu, dan mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhanmu.