Berdasarkan sejumlah penelitian, ada beberapa fakta kesehatan yang terkait golongan darah A. Disebutkan, orang dengan golongan darah A rentan terhadap penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes tipe 2. Simak fakta golongan darah A selengkapnya dalam ulasan berikut ini!

Fakta golongan darah A secara ilmiah berdasarkan sistem golongan darah ABO adalah tipe sel darah merah yang memiliki antingen A, dan memproduksi antibodi B untuk melawan sel darah merah dengan antigen B. Orang dengan golongan darah A dapat mendonorkan darahnya kepada orang bergolongan darah A dan AB. Pemilik golongan darah A hanya bisa menerima donor darah dari orang yang bergolongan darah A dan O saja. Namun, penentuan golongan darah untuk donor tetap harus mempertimbangkan faktor Rhesus pada penggolongan darah.

Ini Fakta Golongan Darah A dari Sisi Medis - Alodokter

Pembahasan tentang fakta golongan darah A dari waktu ke waktu terus bergulir dan berkembang di masyarakat, termasuk beberapa peneliti kesehatan dari belahan dunia. Sejak beberapa dekade terakhir ada sejumlah penelitian yang mengklaim bahwa golongan darah erat kaitannya dengan risiko penyakit tertentu. Dengan kata lain, seseorang dengan golongan darah tertentu bisa saja rentan terhadap beberapa penyakit tertentu pula.

Sejumlah penelitian tersebut mengaitkan golongan darah A dengan berbagai kondisi kesehatan seperti berikut ini:

Penyakit kardiovaskular

Fakta: Hasil penelitian yang melibatkan lebih dari 62.000 wanita dan 27.000 pria menunjukkan, orang dengan golongan darah A memiliki risiko mengalami penyakit kardiovaskular sebanyak 5 persen lebih tinggi dari pada golongan darah O. Tetapi angka kejadian penyakit jantung bawaan terlihat lebih rendah pada pemilik golongan darah A jika dibandingkan dengan golongan darah O.

Penyakit kardiovaskular adalah kondisi yang terjadi akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah sehingga menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke. Beberapa penyakit yang dikategorikan sebagai penyakit kardiovaskular adalah:

  • Penyakit pembuluh darah, seperti penyakit jantung koroner.
  • Gangguan irama jantung, yang disebut aritmia.
  • Gagal jantung.
  • Penyakit katup jantung.

Pencegahan: Penyakit kardiovaskular dapat dihindari dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti pola makan yang baik dengan mengonsumsi makanan yang rendah garam dan lemak jenuh, menjaga berat badan ideal, rajin berolahraga, berhenti merokok, mengelola stres, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mengontrol tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Penyakit kanker lambung dan kanker pankreas

Fakta: Hasil studi yang melibatkan lebih dari 50.000 orang dengan rentang usia antara 40 sampai 70 tahun menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A, B dan AB memiliki risiko tinggi mengalami kanker lambung daripada golongan darah O. Selain itu, tinjauan medis juga mencatat bahwa orang dengan golongan darah A, B, dan AB berpotensi mengalami kanker pankreas.

Pencegahan: Sejauh ini pencegahan pasti untuk kanker lambung belum diketahui, namun risiko kanker lambung bisa lebih rendah jika melakukan pemeriksaan atau deteksi dini (skrining) kanker lambung, serta menerapkan pola hidup sehat, seperti tidak merokok dan memperbanyak konsumsi makanan yang kaya serat dan vitamin. Selain itu, hindari makanan tinggi garam dan makanan yang sudah diproses, serta jaga berat badan ideal. Jika mengonsumsi aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui pengaruhnya pada lambung.

Sementara untuk kanker pankreas, hingga kini belum ada strategi khusus untuk mengurangi risiko terjadinya kanker jenis ini. Namun, Anda bisa melakukan pencegahan dengan menghindari beberapa faktor risikonya, seperti obesitas dan kebiasaan merokok.

Diabetes tipe 2

Fakta: Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 82.000 wanita menemukan bahwa diabetes tipe 2 lebih mungkin berkembang pada mereka dengan golongan darah A dan B dibandingkan golongan darah O.

Diabetes tipe 2 adalah bentuk umum dari diabetes, penyakit ini terjadi ketika kadar glukosa atau gula darah terlalu tinggi. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak mampu menggunakan insulin dengan optimal. Diabetes tipe 2 umumnya disebabkan oleh beberapa faktor meliputi obesitas, kurang berolahraga, resistensi insulin, dan faktor keturunan.

Pencegahan: Beberapa cara untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 meliputi menerapkan pola makan sehat, batasi asupan kalori dan pilih asupan rendah lemak. Hindari kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis, serta rajin berolahraga untuk menjaga berat badan ideal.

Penyakit malaria

Fakta: Hasil pengamatan para peneliti menemukan bahwa protein spesifik yang dikeluarkan oleh parasit malaria cenderung mengikat lebih erat pada sel darah merah golongan A daripada golongan O. Bisa diartikan bahwa golongan darah A lebih rentan mengalami gangguan yang lebih berat saat terkena penyakit malaria dibandingkan dengan orang dengan golongan darah O.

Malaria adalah penyakit yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles yang sudah terinfeksi parasit Plasmodium. Penyakit ini adalah penyakit endemis yang masih banyak ditemukan di Indonesia, penyebaran penyakit malaria melalui transfusi darah atau melalui pemakaian jarum suntik secara bergantian harus tetap diwaspadai.

Pencegahan: Menghindarkan diri dari gigitan nyamuk adalah cara yang paling penting untuk mencegah penularan malaria. Anda bisa memakai kelambu untuk menutupi ranjang saat tidur, menyingkirkan genangan air di sekitar rumah, memakai losion anti nyamuk, dan menggunakan pakaian atau selimut yang menutupi kulit tubuh. Penggunaan obat antimalaria juga sangat dianjurkan terutama untuk orang yang akan bepergian ke daerah-daerah endemik malaria.

Selain fakta golongan darah A terkait kondisi klinis, sejumlah pembahasan oleh beberapa ahli juga mengulas diet berdasarkan golongan darah. Namun demikian, metode diet tersebut belum memiliki bukti ilmiah yang akurat.

Fakta golongan darah A seperti yang telah dijelaskan di atas, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikannya. Untuk itu, lebih baik memfokuskan diri dalam menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut. Terlepas dari tipe golongan darahnya, Anda juga disarankan untuk berkonsultasi ke dokter untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check-up) guna mendeteksi dini kondisi penyakit tertentu.