Susah buang air besar (BAB) atau konstipasi saat hamil sering membuat tidak nyaman. Padahal ibu hamil (bumil) tidak boleh minum obat sembarangan. Bagaimana ya cara mengatasi sembelit untuk ibu hamil dengan aman?

Seseorang dikategorikan mengalami konstipasi jika merasa kesulitan dan hanya dapat buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Jika Bumil sedang mengalaminya, tidak perlu khawatir karena situasi ini sebenarnya memang banyak dialami Bumil. Namun sebaiknya meminimalkan penggunaan obat pencahar untuk mengatasinya.

Jangan Minum Sembarang Obat Saat Bumil Susah BAB, Ini Cara Mengatasinya - Alodokter

Mengenali Jenis-jenis Obat Pencahar   

Penting mengenali jenis obat pencahar yang aman atau tergolong berisiko untuk Bumil,  Pencahar jenis pengencer tinja tergolong aman untuk ibu hamil, misalnya pencahar emolien. Produk ini cenderung tidak berbahaya untuk janin karena bahan aktifnya hanya sedikit diserap tubuh.

Meski begitu, Bumil tetap perlu berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsinya. Selain itu, dalam jangka panjang, obat pengencer tinja dapat mengubah keseimbangan elektrolit dan menyebabkan dehidrasi, kondisi ini tentu berbahaya bagi kehamilan.

Sementara itu, pencahar stimulan merupakan jenis pencahar yang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil. Laksatif stimulan bekerja dengan merangsang dinding usus untuk mempercepat jalannya tinja melalui usus, sehingga dapat menyebabkan diare dan kram.

Walau biasanya susah BAB tergolong normal dalam kehamilan, tapi disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, terutama jika disertai gejala lain seperti sakit perut yang tidak kunjung berkurang. Selain itu, susah BAB yang tidak ditangani dengan tepat, dapat menyebabkan gangguan yang lebih serius, seperti hemoroid.

Menangani Susah BAB dengan Aman untuk Bumil

Nah, daripada cemas akan risiko obat pencahar, sebagai gantinya, Bumil dapat mencoba cara-cara alami berikut untuk melancarkan BAB:

  • Konsumsi makanan kaya serat

Bumil disarankan mengonsumsi makanan kaya serat, seperti buah-buahan dan sayuran segar, kacang-kacangan, sereal, roti gandum utuh, dan salad isi aneka buah potong.

  • Cukup air mineral

Mengonsumsi cukup air mineral dapat membantu pergerakan dalam usus.

  • Makan dalam porsi kecil

Makan makanan dalam porsi besar sekaligus dapat memperberat kerja usus. Coba untuk makan sedikit-sedikit 5-6 kali sehari untuk membantu meredakan dan mencegah konstipasi.

  • Aktif bergerak

Tidak aktif bergerak dapat membuat ibu hamil lebih berisiko susah buang air besar. Yuk coba olahraga setidaknya 20-30 menit, tiga kali per minggu, misalnya dengan berenang, yoga, ataupun berjalan kaki.

  • Kurangi konsumsi suplemen zat besi

Konsumsi suplemen zat besi juga dapat menyebabkan konstipasi. Jika mengalami sembelit, Bumil mungkin perlu berkonsultasi ke dokter jika ingin mengganti atau mengurangi dosis tablet ini. Selain itu, minum banyak air jika Bumil mengonsumsi suplemen ini.

Susah BAB memang tergolong normal pada ibu hamil. Meski demikian, sebaiknya berhati-hati sebelum mengonsumsi obat pencahar jenis apa pun. Jika cara-cara alami tidak dapat mengatasi susah BAB, atau ada gejala lain yang menyertai, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat.