Bepergian ke daerah atau negara baru dapat menjadi pengalaman menyenangkan. Tapi, kamu harus berhati-hati dengan risiko penyakit di lokasi tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melindungi dirimu yaitu mendapatkan vaksinasi sebelum bepergian. 

Vaksinasi akan membuatmu lebih terlindungi dari penyakit tertentu di negara atau daerah yang akan dituju. Selain itu, kamu juga lebih tidak berisiko membawa pulang penyakit ke negara atau daerah asal.

Jangan Ragu Vaksinasi Dulu Sebelum Bepergian - Alodokter

Menentukan Jenis Vaksin   

Beberapa penyakit lebih banyak terjadi di tempat tertentu dibanding tempat yang lain. Inilah alasan beberapa negara mensyaratkan orang yang akan masuk ke negaranya untuk memiliki International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICVP).

Tapi tenang saja, tidak semua vaksin harus kamu ambil sebelum bepergian. Untuk menentukan vaksin apa yang perlu kamu ambil sebelum bepergian tergantung pada:

  • Lokasi kamu akan bepergian

Beberapa negara memberi syarat pengunjung yang akan datang untuk mendapat vaksin tertentu, seperti polio atau demam kuning (yellow fever). Karena itu, kamu perlu mencari tahu vaksin apa yang mungkin diperlukan di negara yang akan dituju.

  • Kapan kamu akan bepergian

Beberapa penyakit lebih berisiko terjadi di musim tertentu, misalnya musim hujan.

  • Jenis kegiatan yang akan kamu lakukan

Kamu akan lebih berisiko terserang penyakit, misalnya jika bekerja sebagai tenaga medis atau berkunjung ke tempat-tempat yang padat penduduk.

  • Jenis vaksin yang sudah kamu peroleh

Memiliki catatan vaksin apa saja yang sudah pernah kamu dapatkan akan membuatmu lebih mudah untuk mengetahui jenis vaksinasi apa yang perlu dilakukan.

  • Kondisi kesehatanmu

Kamu mungkin perlu tambahan vaksin jika sedang sakit atau jika sistem kekebalan tubuhmu sedang lemah.

Ada kalanya beberapa orang tidak bisa mendapat vaksin tertentu, misalnya jika sedang mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh, sedang kemoterapi, atau menjalani transplantasi. Selain itu ibu hamil dan menyusui juga perlu mendapat perhatian khusus.

Vaksin Apa Saja yang Diperlukan?

Untuk mendapatkan vaksin yang tepat, langkah pertama adalah berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memeriksa buku catatan vaksinmu, untuk mengetahui vaksin apa saja yang sudah pernah kamu dapatkan dan apakah ada yang perlu diperbarui.

Di bawah ini adalah beberapa jenis vaksin yang mungkin kamu butuhkan sesuai negara yang akan kamu tuju.

  • Demam kuning (yellow fever)

Vaksinasi ini diperlukan terutama jika kamu akan pergi ke negara-negara Afrika.

  • Meningitis

Jika kamu akan pergi haji atau umrah ke Arab Saudi, harus sudah menerima beberapa jenis vaksin meningitis.

  • Hepatitis A dan B

Meskipun sudah menjadi imunisasi wajib, tapi ada baiknya kamu memastikan sudah mendapatkan vaksinasi hepatitis A dan B sebelum bepergian. Terutama jika akan ke negara dengan tingkat kejadian penyakit hepatitis A dan B yang masih tinggi, seperti Meksiko.

  • Tifoid

Vaksinasi tifoid perlu dilakukan terutama jika kamu akan bepergian ke negara-negara Asia Tengah, seperti India, Pakistan dan Bangladesh.

Penting untuk mendapatkan vaksin 1-1,5 bulan sebelum berangkat, sehingga saat tiba di tempat tujuan, vaksin sudah bekerja melindungimu. Selain itu, kamu juga akan punya waktu untuk mendapatkan vaksin yang perlu diberikan lebih dari 1 dosis.

Namun sayangnya, ada pula penyakit yang tidak dapat dicegah dengan vaksinasi, misalnya malaria. Untuk mencegah tertular malaria, kamu perlu mengonsumsi obat beberapa minggu sebelum bepergian ke daerah yang banyak terdapat kasus malaria. Di Indonesia, NTT dan Papua adalah daerah yang masih endemis malaria.

Meskipun sudah terlindungi dengan vaksin, kamu tetap perlu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan, serta mengonsumsi makanan bersih dan air minum kemasan. Jika perlu, pakai losion antinyamuk, ya.

Dengan vaksininasi yang tepat dan selalu menjaga kebersihan, kamu dapat bepergian dengan nyaman dan terlindungi dari penyakit, serta kembali pulang tanpa membawa penyakit.