Ada beragam manfaat belimbing yang baik untuk kesehatan. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, kandungan nutrisi pada buah belimbing juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Belimbing atau Averrhoa carambola adalah buah yang populer di iklim tropis. Buah ini dikenal dengan rasa asam-manisnya yang khas dan menyegarkan. Tak hanya itu, belimbing bahkan merupakan salah satu buah yang sering digunakan sebagai pengobatan ayurveda di India, Cina, dan Brazil.

Kandungan dan Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh - Alodokter

Fakta Kandungan Buah Belimbing

Buah belimbing kaya akan serat dan vitamin C. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang (90 gram), setidaknya terkandung 3 gram serat, 1 gram protein, serta dapat memenuhi 52% kebutuhan harian tubuh akan vitamin C.

Selain kaya serat dan vitamin, buah belimbing juga dikenal rendah kalori. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang, terdapat sekitar 30 kalori dan 5 gram karbohidrat.

Buah belimbing juga mengandung mineral yang baik bagi kesehatan, di antaranya adalah zat besi, magnesium, mangan, potasium, β-karoten, serta sejumlah vitamin, mulai dari vitamin A, B9 (asam folat), B3 (niasin), dan vitamin C (asam L-askorbat).

Ragam Manfaat Buah Belimbing

Berikut ini adalah beberapa manfaat belimbing bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui:

1. Menurunkan berat badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah belimbing dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena belimbing termasuk buah yang rendah kalori dan memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga membuat Anda tidak cepat lapar.

2. Mengendalikan kadar gula darah

Tingginya kandungan serat tidak larut air (insoluble fiber) pada buah belimbing dinilai dapat menghambat penyerapan glukosa sehingga mampu menurunkan dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Manfaat belimbing ini tentu dapat sangat membantu penderita diabetes untuk mengendalikan kadar gula darahnya.

3. Memperkuat sistem imunitas

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah belimbing sangat baik untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Tak hanya itu, adanya antioksidan, seperti zinc dan mangan, juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta membantu menghilangkan racun dari tubuh.

4. Meredakan sakit maag

Dalam pengobatan tradisional, buah belimbing kerap digunakan untuk meringankan gangguan pada lambung, seperti sakit maag. Buah belimbing dan ekstrak daunnya diketahui memiliki sifat antiulkus karena mengandung terpenoid, flavonoid, dan mucilage yang dapat memperkuat lapisan dalam lambung dan usus, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan lambung akibat gastritis.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi buah belimbing dengan porsi yang cukup dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke. Hal ini karena buah belimbing mengandung cukup banyak vitamin B9 (asam folat) yang bermanfaat untuk menurunkan kadar homosistesin.

Kandungan nutrisi dan manfaat belimbing memang sangat baik bagi kesehatan. Meski demikian, orang yang memiliki gangguan fungsi ginjal, khususnya gagal ginjal kronis, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah belimbing.

Hal ini karena buah belimbing mengandung asam oksalat dan karamboxin. Zat-zat tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan bila tidak disaring oleh ginjal dan dikeluarkan lewat urine.

Untuk mendapatkan manfaat belimbing secara optimal, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk mengetahui seberapa banyak buah belimbing yang perlu Anda konsumsi. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, tanyakan juga kepada dokter apakah aman bagi Anda untuk mengonsumsi buah ini.