Meski berukuran kecil, manfaat belimbing wuluh ternyata begitu besar. Beragam kandungan nutrisi di dalam buah ini baik untuk kesehatan tubuh, mulai dari memelihara kesehatan jantung hingga mempercepat penyembuhan luka.

Belimbing wuluh merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karena rasanya yang asam, manis, dan getir, buah ini kerap dijadikan sebagai bahan masakan untuk berbagai macam makanan.

3 Manfaat Belimbing Wuluh yang Sayang untuk Dilewatkan - Alodokter

Selain menambah cita rasa masakan, nutrisi yang terkandung dalam buah belimbing wuluh memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Buah ini juga mengandung kandungan nutrisi yang mirip dengan buah belimbing.

Dalam 100 gram belimbing wuluh, terkandung sekitar 30 gram kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 2,8 –3 gram serat
  • 6,7 gram karbohidrat
  • 60 IU vitamin A
  • 35 miligram vitamin C
  • 0,15 miligram vitamin E
  • 12 mikrogram folat
  • 130 miligram kalium
  • 10 miligram magnesium
  • 0,12 miligram zinc

Belimbing wuluh juga mengandung vitamin B dan beragam jenis antioksidan, seperti lutein, zeaxhantin, dan flavonoid.

3 Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan yang dapat Anda peroleh:

1. Mengontrol kadar gula darah

Kadar gula yang tinggi dan tidak terkontrol di dalam darah dapat menimbulkan terjadinya resistensi insulin. Lama-kelamaan, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit diabetes tipe 2.

Penyakit ini erat kaitannya dengan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit kardiovaskular, kerusakan saraf mata, hingga gangguan saraf dan ginjal.

Beberapa riset menunjukkan bahwa konsumsi belimbing wuluh diyakini dapat mengontrol kadar gula dalam darah. Hal ini diduga berkat kandungan antioksidan dan serat di dalam belimbing wuluh yang diketahui baik untuk menjaga gula darah tetap stabil.

2. Mempercepat penyembuhan luka

Ketika Anda terluka, tubuh membutuhkan kolagen untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Agar dapat memproduksi kolagen, tubuh membutuhkan asupan vitamin C yang cukup.

Sama halnya dengan buah belimbing biasa, belimbing wuluh juga kaya akan kandungan vitamin C. Vitamin ini diketahui dapat merangsang pembentukan kolagen yang baik untuk kesehatan kulit dan proses pemulihan luka.

3. Memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah

Belimbing wuluh diketahui bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Manfaat ini dapat diperoleh berkat kandungan antioksidan, serat, vitamin C, dan kalium di dalamnya.

Kalium berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, sedangkan serat dapat menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Kandungan vitamin C di dalam belimbing wuluh juga dapat mengurangi peradangan dan mencegah penyumbatan di pembuluh darah (aterosklerosis).

Tak hanya itu, buah belimbing wuluh juga termasuk sebagai sumber antioksidan yang baik. Ini artinya, belimbing wuluh dapat mencegah kerusakan sel tubuh dan pertumbuhan sel kanker akibat paparan radikal bebas.

Secara umum, belimbing wuluh baik dikonsumsi sebagai tambahan dalam menu makan sehat Anda sehari-hari. Namun, efektivitas dan keamanan penggunaan belimbing wuluh sebagai obat-obatan atau suplemen hingga kini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Berbahaya bagi Penderita Gangguan Ginjal

Meski memiliki banyak manfaat untuk tubuh, ternyata tidak semua orang boleh mengonsumsi buah belimbing wuluh. Berbagai penelitian menunjukan bahwa konsumsi belimbing wuluh dapat menyebabkan efek berbahaya bagi mereka yang memiliki penyakit atau gangguan ginjal.

Hal ini dikarenakan buah belimbing, baik belimbing wuluh maupun belimbing biasa, memiliki senyawa yang disebut caramboxin. Pada orang dengan kondisi ginjal yang sehat, senyawa ini mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Namun, bagi mereka yang memiliki gangguan fungsi ginjal, senyawa caramboxin akan sulit atau bahkan tidak bisa dikeluarkan dari tubuh. Akibatnya, racun ini akan menumpuk di dalam tubuh dan bisa menimbulkan gangguan saraf.

Keracunan buah belimbing wuluh maupun belimbing biasa dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti cegukan dan kejang. Bahkan, pada beberapa kasus yang bersifat serius, keracunan belimbing dapat menyebabkan kematian.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Mengonsumsi Belimbing Wuluh

Agar lebih aman, Anda disarankan untuk mengikuti beberapa tips berikut ini saat hendak mengonsumsi belimbing wuluh:

  • Pastikan buah belimbing wuluh sudah cukup matang untuk dikonsumsi.
  • Cuci buah belimbing wuluh di bawah air mengalir hingga bersih.
  • Pastikan tidak ada ulat atau kotoran yang tertinggal sebelum dikonsumsi.

Jika Anda tidak memiliki gangguan ginjal, belimbing wuluh layak dicoba sebagai salah satu pilihan menu makanan sehat sehari-hari.

Namun, jika Anda mengalami gangguan ginjal atau masalah kesehatan setelah mengonsumsi belimbing wuluh, segera periksakan diri ke dokter agar penanganan yang tepat dapat dilakukan.