Salad buah tidak kalah populer dari salad sayur. Penyajiannya yang mudah dan rasanya yang enak menjadikan salad buah sebagai pilihan menu diet yang menyenangkan. Pemilihan jenis buah-buahan beserta dressing yang tepat akan makin meningkatkan manfaat salad buah, sehingga tidak hanya lebih sehat untuk dikonsumsi, tetapi juga lebih enak.

Selain diolah sebagai jus, buah-buahan kini populer dijadikan salad untuk memperoleh manfaat vitamin dan mineral di dalamnya. Namun, masih banyak yang ragu karena menganggap buah-buahan tidak cukup sehat karena mengandung gula.

Mengambil Manfaat Salad Buah di Balik Kelezatannya - Alodokter

Buah-Buahan Mengandung Banyak Serat

Lemak, protein, atau pun karbohidrat dapat dicerna dan diserap oleh tubuh, namun lain halnya dengan serat. Meski tidak dapat dicerna oleh tubuh, serat justru membawa manfaat baik bagi kesehatan.

Serat terbagi menjadi 2 jenis, yakni serat larut air dan serat tak larut air. Serat larut air umumnya berbentuk seperti gel. Manfaat serat jenis ini di antaranya untuk memperlambat penyerapan karbohidrat, meningkatkan rasa kenyang, serta menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa serat larut juga efektif dalam menurunkan berat badan.

Sedangkan serat tak larut air merupakan tipe serat yang akan mengikat makanan di sistem pencernaan untuk dikeluarkan sebagai feses. Tak heran, serat ini baik untuk penderita konstipasi agar buang air besar dapat menjadi lebih lancar.

Buah-Buahan Kaya akan Nutrisi dan Mencegah Penyakit

Mengambil manfaat salad buah sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan alami. Berikut jenis-jenis vitamin dan mineral yang terdapat di dalam buah-buahan serta manfaatnya bagi tubuh:

1. Vitamin A

Vitamin A pada buah bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, jaringan tubuh, kulit, dan menurunkan risiko kanker prostat. Vitamin ini juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan pertumbuhan tulang.

2. Vitamin B1

Vitamin B1 bermanfaat bagi kesehatan otot, rambut, kulit, dan saraf.

3. Vitamin B5

Vitamin ini berperan dalam pembentukan sel darah merah, zat kimia otak, dan hormon steroid.

4. Vitamin B6

Vitamin B6 pada buah bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit jantung, membantu pembentukan sel darah merah, serta memengaruhi nafsu makan, suasana hati, tidur, kemampuan kognitif, dan kekebalan tubuh.

5. Vitamin C

Vitamin ini bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker, membantu pembentukan kolagen, menguatkan daya tahan tubuh, dan berperan sebagai antioksidan.

6. Vitamin E

Vitamin E merupakan zat antioksidan yang berperan dalam melawan radikal bebas dan melindungi sel dari kerusakan.

7. Kalium

Kalium bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan dibutuhkan dalam kontraksi otot.

8. Mangan

Manfaat mangan adalah membantu metabolisme asam amino, kolesterol, karbohidrat, dan pembentukan tulang.

9. Asam folat

Asam folat berperan penting dalam mengurangi risiko keguguran dan cacat pada bayi. Selain itu, nutrisi ini juga berperan dalam pembuatan sel tubuh yang baru, mencegah anemia, dan memelihara kesehatan secara umum.

Kandungan vitamin dan mineral pada buah berbeda-beda. Anda disarankan untuk memasukkan beragam jenis buah-buahan pada salad buah yang dikonsumsi agar asupan vitamin dan mineral yang diperoleh dapat lebih beragam.

Apalagi berbagai studi menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan bermanfaat dalam mencegah penyakit maupun menurunkan risiko penyakit, seperti risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, stroke, dan darah tinggi.

Memilih Jenis Buah untuk Penyajian Salad Buah yang Tepat

Semua jenis buah-buahan memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, tentu saja ada buah yang lebih menonjol dibandingkan buah yang lainnya. Sajikan buah-buahan berikut dalam menu salad buah Anda untuk mendapatkan manfaat dan nutrisi yang maksimal:

1. Apel

Apel berkhasiat dalam menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolestrol baik. Selain itu kandungan antioksidan flavonoidpada apel juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Nanas

Nanas kaya akan kandungan vitamin C. Satu cangkir nanas sudah melebihi kebutuhan vitamin C harian Anda. Buah ini juga mengandung zat yang dapat membantu meredakan peradangan.

3. Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, buah ini juga kaya akan kalium, mangan, dan serat.

4. Anggur merah dan ungu

Kedua jenis anggur ini kaya akan antioksidan dan zat antiradang.

5. Buah delima

Kandungan antioksidan dalam buah delima 3 kali lebih tinggi daripada teh hijau. Penelitian menunjukkan bahwa buah delima bersifat antiradang dan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kanker.

6. Stroberi

Dibandingkan buah lainnya, stroberi mengandung indeks glikemik yang rendah. Mengonsumsi stroberi tidak membuat gula darah naik. Stroberi juga mengandung antioksidan yang tinggi.

7. Mangga

Buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia ini kaya akan vitamin C, serat, antioksidan, dan zat antiradang.

8. Semangka

Semangka kaya akan vitamin A dan C. Buah ini juga mengandung lycopene yang bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol dalam darah, serta mencegah kanker.

9. Jeruk

Jeruk mengandung sejumlah besar vitamin C dan kalium, sekaligus merupakan sumber vitamin B yang baik.

10. Jambu biji

Mengonsumsi 30 gram jambu biji sudah cukup dalam memenuhi kebutuhan vitamin C per hari. Buah ini juga mengandung vitamin A, serat, kalium, mangan, tembaga, dan folat.

11. Pepaya

Pepaya terkenal baik untuk melancarkan pencernaan. Pepaya juga mengandung vitamin C, vitamin A, asam folat, dan kalium.

Untuk mengambil manfaat salad buah, tidak dianjurkan disajikan menggunakan mayones. Mayones memang membuat salad makin lezat, namun dressing tambahan ini mengandung lemak dan kalori tinggi. Solusinya, ganti mayones dengan yoghurt. Yoghurt mengandung kalsium dan bakteri baik yang bagus untuk pencernaan.

Jika ingin menambahkan pemanis, gunakan pemanis alami seperti madu. Hindari pemanis tambahan, seperti gula, susu kental manis, atau sirup. Penggunaan keju sebagai topping juga tidak disarankan, karena kandungan lemak dan kalorinya yang tinggi bisa mengurangi manfaat salad buah yang Anda inginkan.