Pengobatan kanker kulit melanoma tergantung pada jenis dan stadium kanker serta kondisi pasien. Berikut ini adalah penanganan melanoma berdasarkan stadium yang diderita pasien:

Stadium 0

Untuk mengatasi melanoma stadium 0, dokter akan melakukan tindakan bedah untuk mengangkat sel melanoma dan sebagian kecil kulit di sekitarnya.

Bagian yang telah diangkat selanjutnya akan diteliti di laboratorium. Jika bagian pinggir kulit tersebut telah terserang kanker, dokter akan kembali menjalankan bedah untuk mengangkat area kulit yang lebih lebar.

Stadium 1 dan Stadium 2

Sama seperti pada stadium 0, dokter akan melakukan bedah untuk mengangkat melanoma dan kulit normal di sekitarnya. Seberapa luas area kulit normal yang diambil tergantung pada lokasi dan ketebalan melanoma.

Sebelum bedah, dokter umumnya akan memberikan bius lokal untuk membuat melanoma dan bagian di sekitarnya mati rasa, tetapi pasien akan tetap terjaga. Namun, pada beberapa kasus, dokter dapat memberikan bius umum sehingga pasien tertidur selama bedah berlangsung.

Setelah pengangkatan melanoma, dokter akan melakukan pemeriksaan biopsi nodus limfa sentinel untuk mengantisipasi penyebaran kanker ke kelenjar getah bening. Jika ternyata terjadi penyebaran, dokter akan melakukan limfadenektomi (pengangkatan kelenjar getah bening) atau memberikan obat terapi target.

Jika meninggalkan bekas luka yang cukup besar, bedah pengangkatan melanoma dapat diikuti dengan operasi cangkok kulit, yaitu dengan mengambil kulit dari bagian tubuh lain untuk ditempelkan di area bekas operasi.

Pilihan lain untuk menutupi luka bekas operasi adalah prosedur flap surgery, yaitu pengambilan jaringan kulit dari bagian tubuh lain beserta pembuluh darahnya untuk ditempelkan di area bekas bedah.

Stadium 3

Melanoma stadium 3 telah menyebar ke kelenjar getah bening. Oleh sebab itu, dokter akan melakukan bedah pengangkatan kelenjar getah bening setelah mengangkat melanoma dan bagian kulit di sekitarnya.

Setelah bedah, dokter akan menjalankan radioterapi atau terapi radiasi. Metode ini dilakukan dengan menembakkan sinar X atau proton berenergi tinggi ke area yang terserang kanker.

Selain terapi radiasi, dokter juga dapat meresepkan obat kemoterapi. Obat-obat ini bisa digunakan sebagai obat tunggal atau obat kombinasi. Beberapa jenis obat yang diresepkan adalah:

  • Dacarbazine
  • Paclitaxel
  • Temozolamide
  • Cisplatin
  • Carboplatin

Stadium 4

Tergantung pada kondisi pasien, melanoma stadium 4 dapat ditangani dengan prosedur bedah, terapi radiasi, kemoterapi, terapi target atau imunoterapi. Namun, metode yang dipercaya lebih efektif untuk mengatasi melanoma pada stadium ini adalah imunoterapi dan terapi target.

Imunoterapi adalah pemberian obat-obatan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh melawan kanker. Jenis obat imunoterapi yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi melanoma stadium 4 adalah:

  • Pembrolizumab
  • Nivolumab
  • Ipilimumab

Terapi target merupakan pemberian obat yang menargetkan sel yang secara spesifik terkait dengan melanoma. Obat terapi target yang diberikan antara lain:

  • Dafrafenib
  • Trametinib
  • Vemurafenib

Kontrol setelah pengobatan kanker kulit melanoma

Perlu diketahui bahwa melanoma dapat kembali muncul kembali setelah diobati. Risiko ini lebih tinggi pada melanoma dengan stadium yang lebih tinggi atau yang sudah menyebar.

Oleh sebab itu, pasien melanoma yang telah sembuh disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter secara berkala. Pasien juga akan diajarkan cara mendeteksi melanoma di kulit dan kelenjar getah bening secara mandiri.