Komplikasi kanker prostat dapat muncul akibat perkembangan kanker itu sendiri atau sebagai dampak dari pengobatan yang dijalani, seperti operasi, radioterapi, dan terapi hormon. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Tidak hanya menyerang kelenjar prostat, dampaknya juga bisa memengaruhi organ dan sistem tubuh lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi pasien dan keluarga untuk memahami berbagai kemungkinan komplikasi kanker prostat. Dengan mengenali tanda dan gejalanya sejak dini, penanganan dapat segera dilakukan jika muncul keluhan, sehingga risiko komplikasi yang lebih berat dapat dicegah.
Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada kanker prostat:
1. Inkontinensia urine
Inkontinensia urine adalah kondisi ketika penderitanya sulit menahan buang air kecil. Keluhan ini biasanya terjadi akibat kerusakan otot dan saraf di sekitar prostat setelah operasi atau terapi radiasi. Selain itu, tekanan dari tumor pada saluran kemih juga dapat memperburuk kemampuan menahan urine.
2. Disfungsi ereksi atau impotensi
Disfungsi ereksi dapat muncul akibat kerusakan saraf dan pembuluh darah yang berperan dalam proses ereksi selama operasi atau radioterapi. Terapi hormon juga dapat menurunkan kadar testosteron, sehingga menyebabkan penurunan gairah seksual dan kemampuan ereksi.
3. Infeksi saluran kemih berulang
Aliran urine yang terhambat akibat pertumbuhan tumor atau efek pengobatan dapat memudahkan bakteri berkembang di saluran kemih. Kondisi ini membuat penderita lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih secara berulang.
4. Anemia
Anemia dapat terjadi bila kanker menyebar ke sumsum tulang atau akibat perdarahan pada saluran kemih. Akibatnya, penderita dapat merasa cepat lelah, lemas, dan tidak bertenaga.
5. Retensi urine
Retensi urine terjadi ketika urine tertahan di kandung kemih karena saluran uretra tersumbat oleh pembesaran prostat akibat tumor. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa penuh di perut bagian bawah, nyeri, serta meningkatkan risiko infeksi.
6. Kerusakan ginjal
Jika retensi urine berlangsung lama, tekanan dalam kandung kemih dapat menjalar ke saluran kemih bagian atas dan merusak ginjal. Bila tidak ditangani, kondisi ini berisiko menyebabkan gangguan fungsi ginjal hingga gagal ginjal.
7. Penyebaran kanker ke organ lain
Pada stadium lanjut, sel kanker prostat dapat menyebar ke bagian tubuh lain, terutama tulang dan kelenjar getah bening. Penyebaran ini dapat menimbulkan nyeri tulang hebat, meningkatkan risiko patah tulang, mengganggu kemampuan bergerak, bahkan menyebabkan kelumpuhan jika menekan saraf tulang belakang.
Jika Anda mengalami keluhan yang mengarah pada komplikasi kanker prostat, seperti sulit menahan buang air kecil, nyeri tulang, atau tubuh terasa sangat lemah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berat dan menjaga kualitas hidup.
Untuk mendapatkan informasi dan saran medis yang sesuai dengan kondisi Anda, Anda juga dapat berkonsultasi melalui layanan Chat Bersama Dokter.