Menahan keinginan diri untuk melakukan hubungan seksual merupakan cara terbaik untuk mencegah penularan kutil kelamin. Namun jika Anda tidak mampu melakukannya, terlebih lagi jika Anda berada dalam usia yang aktif secara seksual, penggunaan kondom bisa dijadikan langkah pencegahan penularan.

Meski tidak sepenuhnya efektif dalam melindungi Anda dari penyakit ini karena masih ada bagian kulit yang dapat terpapar, setidaknya pemakaian kondom bisa meminimalkan risiko terkena kutil kelamin dan melindungi Anda dari penyakit seksual menular lainnya. Selain menggunakan kondom, Anda juga disarankan untuk tidak berbagi sex toys atau menggunakan alat bantu seks yang kondisinya tidak steril.

Cara terakhir untuk mencegah kutil kelamin adalah melalui pemberian vaksin virus HPV penyebab kutil kelamin. Vaksin sebaiknya diberikan sebelum seseorang menjadi aktif secara seksual agar hasilnya efektif. Untuk anak laki-laki, vaksinasi bisa dilakukan di usia 12 tahun, sedangkan untuk anak perempuan di usia 11 tahun.

Bagi mereka yang belum pernah mendapatkan vaksinasi HPV kutil kelamin di usia tersebut, bisa menyusul secepatnya. Untuk laki-laki, vaksinasi disarankan diberikan sekitar usia 21 tahun, sedangkan untuk perempuan sampai sekitar 26 tahun.

Efek samping vaksinasi HPV kutil kelamin, di antaranya:

  • Flu ringan
  • Demam ringan
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Nyeri di bagian yang disuntik

Menurut riset, pemberian vaksin HPV kutil kelamin di usia kurang dari 21 tahun atau di umur 21-30 tahun bisa menurunkan risiko sebesar 50 persen untuk terkena penyakit tersebut.