Lasal sirup adalah obat untuk meredakan penyempitan saluran napas akibat asma, bronkitis kronis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), atau emfisema. Obat ini dapat mengurangi gejala, seperti sesak napas, napas berbunyi mengi, dan batuk, sehingga penderita dapat bernapas lebih lega.
Lasal sirup termasuk obat bronkodilator golongan short acting beta agonist (SABA). Kandungan salbutamol di dalamnya bekerja dengan cara melemaskan otot-otot saluran pernapasan yang menyempit, sehingga saluran napas menjadi lebih terbuka dan aliran udara ke paru-paru menjadi lebih lancar.

Lasal sirup mulai bekerja sekitar 30 menit setelah diminum dan efeknya dapat bertahan selama beberapa jam. Obat ini bukan pilihan utama untuk meredakan gejala asma. Lasal sirup umumnya digunakan jika obat asma hirup tidak tersedia karena obat hirup bekerja lebih cepat.
Apa Itu Lasal Sirup
| Bahan aktif | Tiap 5 ml mengandung 2 mg salbutamol |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Bronkodilator (beta-2-agonist dengan reaksi cepat) |
| Manfaat | Mengatasi gejala mengi, batuk, dan sesak napas, akibat asma, bronkitis kronis, PPOK, atau emfisema. |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak usia ≥2 tahun |
| Lasal sirup untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Lasal sirup untuk ibu menyusui | Lasal sirup umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai dengan anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Sirup |
Peringatan sebelum Menggunakan Lasal Sirup
Lasal sirup hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Sebelum menggunakan obat ini, perhatikan beberapa hal berikut:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Lasal sirup tidak boleh diberikan kepada orang yang alergi terhadap kandungan di dalam obat ini atau obat lain dari golongan beta-2-agonist, seperti terbutaline.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang atau pernah mengalami hipertensi, diabetes, penyakit liver, hipertiroidisme atau tirotoksikosis, penyakit ginjal, hipokalemia, kejang atau epilepsi, aneurisma, atau pheochromocytoma.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang atau pernah menderita penyakit jantung, seperti gagal jantung, aritmia, serangan jantung, atau angina pektoris.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Lasal sirup jika Anda sedang hamil, mungkin sedang hamil, berencana hamil, atau menyusui.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Beri tahu dokter bahwa Anda menggunakan Lasal sirup jika direncanakan untuk menjalani operasi, terutama operasi dengan bius total.
- Jangan merokok selama menjalani pengobatan dengan Lasal sirup jenis apa pun. Rokok dapat menghambat kinerja obat dengan memicu iritasi pada paru-paru dan memperburuk gangguan pernapasan.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah menggunakan Lasal sirup. Obat ini bisa menyebabkan pusing.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Lasal sirup.
Dosis dan Aturan Pakai Lasal Sirup
Berikut adalah dosis umum penggunaan Lasal sirup untuk meredakan gejala penyempitan saluran pernapasan:
- Dewasa dan anak usia >12 tahun: : 5–10 ml, 2–3 kali sehari.
- Anak usia 6–12 tahun: 5 ml, 2–3 kali sehari.
- Anak usia <6 tahun: 2,5–5 ml, 2–3 kali sehari.
Cara Menggunakan Lasal Sirup dengan Benar
Ikutilah anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum menggunakan obat ini. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar hasil pengobatan maksimal, perhatikan cara penggunaan yang benar berikut ini:
- Minumlah Lasal sirup ketika perut dalam keadaan kosong, disarankan 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.
- Kocok botol sebelum dikonsumsi. Gunakan sendok takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Lasal sirup hanya dikonsumsi ketika diperlukan. Jika sesak napas tidak segera membaik meski telah mengonsumsi obat ini, sebaiknya segera ke dokter terdekat atau IGD untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
- Lakukan kontrol rutin sesuai jadwal yang diberikan dokter jika Anda memiliki asma atau penyakit paru kronis. Anda perlu menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti tes fungsi paru-paru, sehingga dokter dapat mengetahui perkembangan kondisi Anda dan menyesuaikan obat bila diperlukan.
- Simpan Lasal sirup di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Lasal Sirup dengan Obat Lain
Kandungan salbutamol dalam Lasal sirup dapat menyebabkan interaksi obat jika digunakan bersama obat-obatan tertentu. Efek interaksi obat yang dapat terjadi bisa berupa:
- Peningkatan risiko terjadinya tekanan darah tinggi, jantung berdebar, nyeri dada, jika digunakan bersama antidepresan golongan trisiklik, seperti amitriptyline
- Peningkatan risiko terjadinya kekurangan kalium (hipokalemia), jika digunakan bersama obat kortikosteroid, teofilin, atau obat diuretik jenis thiazide atau diuretik loop, seperti furosemide
- Penurunan efektivitas Lasal sirup dan peningkatan risiko sesak napas yang parah, bila digunakan bersama dengan obat golongan beta-blocker, seperti propranolol
- Penurunan efektivitas dari obat digoxin
Untuk mencegah efek interaksi yang tidak diinginkan, selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Lasal sirup bersama obat, produk herbal, atau suplemen apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Lasal Sirup
Kandungan salbutamol dalam Lasal sirup dapat menyebabkan efek samping berikut ini:
- Pusing
- Sakit kepala
- Gemetar
- Gelisah
- Insomnia
- Kram otot
Periksakan diri Anda atau berkonsultasilah dengan dokter melalui chat apabila keluhan di atas tidak segera mereda atau malah makin parah. Segera cari pertolongan medis jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Sesak napas, mengi, atau batuk yang malah memburuk
- Nyeri dada
- Detak jantung terlalu cepat, lambat, atau tidak teratur