Lico-C 500 adalah suplemen vitamin C yang bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian dan memelihara daya tahan tubuh. Suplemen ini tersedia dalam bentuk kaplet salut selaput yang dapat dikonsumsi oleh dewasa maupun anak-anak sesuai aturan pakai pada kemasan.
Vitamin C memiliki peran penting dalam membantu menjaga daya tahan tubuh. Meski begitu, tubuh sebenarnya tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, sehingga asupannya perlu diperoleh dari makanan sehari-hari atau dari suplemen.

Lico-C 500 dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C, terutama ketika asupan dari makanan belum mencukupi atau saat daya tahan tubuh perlu dijaga.
Apa Itu Lico-C 500
| Bahan aktif | Vitamin C |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen vitamin |
| Manfaat | Membantu memelihara daya tahan tubuh |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter |
| Lico-C 500 untuk ibu hamil | Dosis di atas AKG |
| Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping vitamin C dosis tinggi terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. Oleh karena itu, lakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu jika ingin mengonsumsi Lico-C 500 . | |
| Lico-C 500 untuk ibu menyusui | Lico-C 500 umumnya aman dikonsumsi selama menyusui selama diminum sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Kapsul salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Lico-C 500
Lico-C 500 perlu digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran tenaga medis. Sebelum mengonsumsi suplemen ini, perhatikan beberapa hal berikut:
- Jangan menggunakan Lico-C 500 jika Anda alergi terhadap vitamin C atau komponen lain dalam produk ini.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki gangguan ginjal, termasuk riwayat batu ginjal atau gangguan fungsi ginjal.
- Diskusikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi kelebihan zat besi, seperti hemokromatosis, thalassemia, atau anemia sideroblastik, karena vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
- Konsultasikan penggunaan suplemen ini terlebih dahulu jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Beri tahu dokter atau apoteker mengenai obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang Anda konsumsi untuk mencegah terjadinya interaksi obat.
- Hindari penggunaan vitamin C dalam dosis tinggi atau jangka panjang tanpa pengawasan dokter karena dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan atau terbentuknya batu ginjal pada sebagian orang.
- Sampaikan kepada tenaga kesehatan bahwa Anda sedang mengonsumsi vitamin C jika akan menjalani pemeriksaan laboratorium tertentu karena vitamin C dosis tinggi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
- Segera periksakan diri ke dokter jika setelah mengonsumsi Lico-C 500 muncul reaksi alergi atau efek samping yang berat.
Dosis dan Aturan Pakai Lico-C 500
Dosis Lico-C 500 dapat berbeda pada setiap orang, tergantung usia, kebutuhan, dan kondisi kesehatan. Berikut dosis penggunaan Lico-C 500 secara umum:
- Dewasa: sesuai kebutuhan harian vitamin C (sekitar 75–90 mg per hari), atau mengikuti petunjuk pada kemasan
- Anak-anak: disesuaikan dengan usia dan kebutuhan, sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter
Pastikan untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan kecuali atas saran dokter.
Cara Menggunakan Lico-C 500 dengan Benar
Agar manfaat Lico-C 500 optimal, perhatikan cara penggunaannya berikut:
- Konsumsi Lico-C 500 sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter.
- Telan kapsul lunak secara utuh dengan bantuan air putih. Jangan dibelah, dibuka, dikunyah, atau dihancurkan.
- Lico-C 500 dapat dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko iritasi lambung.
- Konsumsi pada waktu yang sama setiap hari agar lebih teratur.
- Jika lupa mengonsumsi satu dosis dan masih di hari yang sama, segera minum saat teringat. Jika sudah mendekati jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat.
- Jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat.
- Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan jangan gunakan produk yang sudah kedaluwarsa.
Interaksi Lico-C 500 dengan Obat Lain
Kandungan vitamin C dalam Lico-C 500 dapat menimbulkan interaksi jika digunakan bersama obat tertentu, terutama dalam dosis tinggi. Beberapa efek interaksi yang mungkin terjadi, antara lain:
- Penurunan efektivitas obat antikoagulan, seperti warfarin
- Peningkatan penyerapan aluminium jika digunakan bersama antasida yang mengandung aluminium
- Peningkatan penyerapan zat besi, yang perlu diperhatikan pada penderita kelebihan zat besi
- Penurunan kadar vitamin B12 jika digunakan dalam jangka panjang dosis tinggi
- Gangguan pada hasil pemeriksaan laboratorium tertentu
Untuk mengurangi risiko interaksi obat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Lico-C 500 bersama obat atau suplemen lain. Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
Efek Samping dan Bahaya Lico-C 500
Lico-C 500 umumnya aman digunakan sesuai dosis yang dianjurkan. Namun, pada sebagian orang, vitamin C dapat menimbulkan efek samping ringan, seperti:
- Mual
- Perut kembung
- Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut
- Diare
Efek samping tersebut biasanya bersifat ringan dan sementara. Namun, jika keluhan tidak kunjung membaik atau semakin mengganggu, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter. Anda dapat membuat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Penggunaan vitamin C dalam dosis tinggi dan jangka panjang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal, terutama pada orang dengan riwayat gangguan ginjal.
Selain itu, meski jarang, reaksi alergi dapat terjadi, dengan gejala berupa ruam, gatal, pembengkakan pada wajah atau bibir, serta sesak napas. Jika Anda mengalami gejala tersebut setelah mengonsumsi Lico-C 500, segera periksakan pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.