Lutein adalah salah satu jenis vitamin yang disebut karotenoid, yaitu pigmen organik yang terdapat pada makanan, seperti bayam, brokoli, jagung, anggur, jeruk, kiwi, dan kuning telur. Senyawa ini dapat diserap tubuh dengan baik jika dikonsumsi dengan makanan tinggi lemak.

Pada manusia, lutein berperan sebagai pigmen warna pada mata manusia (makula dan retina) yang berfungsi sebagai penyaring cahaya dan melindungi jaringan mata dari kerusakan akibat sinar matahari.

alodokter-lutein

Lutein dianggap sebagai vitamin mata karena bermanfaat untuk mencegah penyakit mata, seperti degenerasi makula (AMD) dan katarak. Lutein juga diduga bermanfaat untuk mengurangi ketegangan pada mata, serta mencegah diabetes, kanker usus besar, amyothropic lateral clerosis (ALS), dan preeklampsia. Namun hal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Merek dagang: Blackmores Lutein-Vision, Nutrilite Bilberry With Lutein, GNC Herbal Plus Bilberry Plus Lutein, Schiff Vit-A+Lutein, GNC Natural Brand Lutein

Angka Kecukupan Gizi (AKG): Belum ada penetapan AKG untuk lutein.

Tentang Lutein

Golongan Suplemen
Kategori Obat bebas
Manfaat Mencegah degenerasi makula dan katarak
Dikonsumsi oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.Belum diketahui apakah lutein dapat diserap ke dalam ASI atau tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan suplemen ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Bentuk obat Kapsul dan tablet

Peringatan:

  • Hindari mengonsumsi suplemen lutein jika memilki alergi terhadap suplemen ini.
  • Beri tahu dokter atau petugas apotek apabila saat ini sedang menjalani pengobatan dengan obat-obatan lain, termasuk produk herba atau suplemen lainnya.
  • Konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu jika menderita cystic fibrosis. Penderita cystic fibrosis mungkin tidak mampu menyerap karotenoid dari makanan dengan baik dan memiliki kadar lutein rendah dalam darah. Kondisi ini memengaruhi kemampuan tubuh dalam menyerap kandungan karotenoid dalam suplemen.
  • Berhati-hatilah jika Anda pernah memiliki riwayat kanker kulit. Ada kekhawatiran jika kadar lutein tinggi dalam darah akan meningkatkan risiko kanker kulit.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi suplemen lutein, segera hubungi dokter.

Dosis Lutein

Kondisi Dosis
Age-related macular degeneration (AMD)
  • Mencegah AMD: 6-12 mg per hari, baik dengan diet atau penggunaan suplemen.
  • Meredakan gejala AMD: 10-20 mg per hari.
Katarak
  • Mencegah katarak: 6-12 mg per hari
  • Meredakan gejala: 15 mg, 3 kali seminggu.

Mengonsumsi Lutein dengan Benar

Pastikan untuk membaca informasi yang tertera pada label kemasan sebelum mengonsumsi suplemen ini.

Jangan menambah dosis atau terlalu sering mengonsumsi suplemen ini. Jika Anda ragu, konsultasikan lebih dahulu kepada dokter.

Perlu diingat bahwa nutrisi utama untuk mata berasal dari menu makanan yang sehat dan seimbang. Penggunaan suplemen lutein sebaiknya disertai dengan diet sehat.

Simpanlah suplemen lutein pada suhu ruangan dan di dalam wadah tertutup untuk menghindari paparan sinar matahari, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika menggunakan lutein dengan suplemen, produk herba, atau makanan lainnya, yaitu:

  • Vitamin E; menurunkan efektivitas dan jumlah vitamin E yang diserap tubuh.
  • Beta-carotene; mengurangi jumlah lutein yang diserap tubuh dan memengaruhi jumlah beta-carotene yang diserap oleh tubuh.

Efek Samping Lutein

Jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang direkomendasikan, suplemen lutein umumnya tidak menyebabkan efek samping. Suplemen lutein tetap aman digunakan dengan dosis 15 mg per hari hingga jangka waktu 2 tahun. Pastikan untuk membaca dan memperhatikan bahan yang terkandung pada tiap obat. Jangan mengonsumsi lebih dari satu suplemen yang mengandung lutein pada waktu yang sama untuk menghindari overdosis.