Manfaat Buah Semangka untuk Ibu Hamil

Konsumsi makanan bergizi selama hamil sangat dianjurkan demi kehamilan yang sehat. Buah semangka adalah salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan gizinya. Beragam nutrisi dalam buah semangka dapat mendukung tumbuh kembang janin.

Buah semangka berbentuk bulat, memiliki daging berwarna merah, dan tekstur berair. Rasanya yang manis dan kandungan air yang banyak memang menyegarkan untuk disantap. Beragam nutrisi yang terkandung pada buah semangka memberikan efek baik bagi tubuh, di antaranya meredakan nyeri otot, meningkatkan insulin, dan menurunkan tekanan darah.

Nutrisi dan Manfaat Buah Semangka untuk Ibu Hamil

Komposisi buah semangka terdiri dari 91 persen air dan 7,5 persen karbohidrat. Buah semangka hampir tidak mengandung lemak dan protein, serta hanya sedikit mengandung kalori. Kandungan airnya yang tinggi sangat baik untuk tubuh, karena dapat membantu ibu hamil terhidrasi dengan baik. Apalagi ibu hamil memang membutuhkan lebih banyak air dari orang biasa.

Air memainkan peran penting dalam perkembangan janin, yakni membantu pembentukan plasenta dan kantung ketuban, serta menjadi salah satu bahan pembentuk cairan ketuban. Dehidrasi pada ibu hamil bisa mengakibatkan komplikasi serius bagi ibu dan janin.

Nutrisi dan manfaat lainnya dari buah semangka yang baik untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Likopen
    Semangka kaya akan likopen, antioksidan yang membuat warna buah menjadi merah. Likopen digunakan oleh tubuh untuk membentuk beta-karoten yang kemudian diubah menjadi vitamin A. Manfaat lain dari likopen adalah mengurangi risiko kanker.
    Pada ibu hamil, antioksidan seperti likopen mungkin berdampak baik dalam mencegah terjadinya preeklamsia dan kecilnya ukuran tubuh bayi saat lahir. Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan data tersebut.
  • Asam amino citrulline
    Semangka adalah sumber makanan dengan kandungan asam amino citrulline tertinggi. Citrulline paling banyak terdapat pada kulit putih yang mengelilingi daging semangka. Di dalam tubuh, citrulline diubah menjadi asam amino esensial arginine. Baik citrulline maupun arginine dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan dan merelaksasi pembuluh darah.
  • Kalium
    Kalium merupakan salah satu jenis mineral dan elektrolit yang penting untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga jantung tetap sehat. Pada ibu hamil, kekurangan kalium dapat mengakibatkan kaki mengalami kram, lemas, dan irama jantung terganggu.
    Ibu hamil disarankan mengonsumsi kalium (potassium) sebanyak 4.700 mg per hari. Sedangkan pada ibu menyusui, jumlah kalium yang dikonsumsi harus lebih banyak lagi, yakni 5.100 mg per hari.
  • Vitamin C
    Vitamin C dibutuhkan oleh ibu hamil untuk membentuk kolagen. Kolagen adalah protein yang membentuk jaringan ikat, seperti tendon, tulang rawan, tulang, dan kulit. Vitamin C juga berperan dalam perbaikan jaringan tubuh yang rusak, pertumbuhan tulang, memelihara kesehatan kulit, serta membantu penyerapan zat besi.
  • Vitamin B5
    Vitamin B5 dapat membantu meringankan kram yang sering terjadi pada ibu hamil, serta membantu pembentukan hormon kehamilan. Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi vitamin B5 sebanyak 6 mg per hari.
  • Tembaga
    Tembaga memegang peranan penting dalam pembentukan sel darah merah. Mineral ini sangat penting selama kehamilan, karena sel darah merah yang dibutuhkan lebih banyak. Tembaga juga membantu membentuk pembuluh darah, jantung, tulang, dan saraf janin. Ibu hamil setidaknya membutuhkan asupan tembaga sebanyak 1 mg per hari.
  • Vitamin A
    Vitamin A penting untuk tumbuh kembang janin, terutama dalam membantu perkembangan paru-paru, ginjal, jantung, tulang, mata, pernapasan, peredaran darah, dan sistem saraf pusat. Selain itu, vitamin A juga dapat membantu memperbaiki jaringan tubuh ibu setelah melahirkan.

Tips Memilih dan Menyajikan Buah Semangka

Agar memperoleh manfaat buah semangka untuk ibu hamil secara maksimal, pemilihan buah semangka harus diperhatikan. Pilihlah buah semangka yang kuat, simetris, bebas dari retakan dan memar. Semangka yang matang akan memiliki kulit yang mengkilap, bagian bawah berwarna kuning mentega, serta memiliki batang yang sudah mengering.

Anda tidak disarankan memilih semangka yang terlalu keras dan berwarna putih atau hijau pucat. Semangka dengan ciri-ciri seperti ini kemungkinan belum matang dan rasanya asam.

Buah semangka bisa dimakan langsung atau diolah menjadi jus dan salad. Mengingat kandungan citrulline banyak terdapat pada kulit putih yang mengelilingi daging semangka, Anda juga disarankan memakan bagian ini.

Manfaat buah semangka memang baik untuk ibu hamil, namun buah ini hanya mengandung sedikit serat. Agar asupan serat dan nutrisi yang lain tetap terpenuhi, cukupi juga kebutuhan sayur dan buah selama kehamilan. Jika perlu, konsultasikan kebutuhan nutrisi selama hamil pada dokter gizi.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi