Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

“Ingin lebih sehat? Ganti minyak goreng Anda dengan minyak zaitun.” Pasti Anda sudah sering mendengarnya, bukan? Selama ini minyak zaitun atau olive oil kerap dianggap sebagai minyak tersehat yang memiliki banyak sekali manfaat. Tidak heran jika harganya pun berbeda jauh dari minyak goreng biasa.

Anggapan itu tidak salah. Dari segi medis, minyak zaitun mungkin berkhasiat mengatasi dan mencegah penyakit-penyakit tertentu. Misalnya kanker, penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, dan bahkan obesitas.

manfaat minyak zaitun untuk kesehatan - alodokter

Minyak Zaitun Lebih Sehat Dibanding Minyak Kelapa

Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun. Sekitar 24 persen minyak zaitun terdiri dari lemak jenuh, omega 6, dan asam lemak omega 3. Namun asam lemak terbanyak di dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang sangat sehat. Asam oleat diyakini dapat membantu mengurangi peradangan.

Olive oil memiliki lebih banyak lemak baik, dibanding dengan minyak kelapa murni. Satu sendok makan minyak zaitun mengandung sekitar 11 gram lemak tak jenuh tunggal dan 1 gram lemak tak jenuh ganda. Sementara satu sendok makan minyak kelapa murni mengandung 0,1 gram lemak tak jenuh tunggal dan 0,25 gram lemak tak jenuh ganda. Bahkan, olive oil dikatakan memiliki 5 sampai 10 kali jumlah lemak baik yang diperlukan oleh tubuh.

Inilah beragam manfaat minyak zaitun bagi kesehatan, di antaranya:

  • Kolesterol tinggi
    Manfaat minyak zaitun yang banyak diketahui masyarakat adalah bisa menurunkan kolesterol. Minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol buruk (LDL), namun tetap mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh Anda. Jika Anda ingin mencoba menurunkan kolesterol dengan minyak zaitun, Anda bisa mengonsumsi dua sendok makan minyak zaitun tiap hari. Anda juga bisa mencampurkannya dengan salad atau menggunakannya untuk menumis sayuran.
  • Penyakit jantungPenelitian menunjukkan bahwa kandungan polifenol dalam minyak zaitun berperan dalam mencegah penyakit jantung. Mengonsumsi sekitar empat sendok makan minyak zaitun tiap hari disebut bisa mencegah terjadinya serangan jantung.
  • Tekanan darah tinggiSebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa menjalani diet mediterania selama 4 tahun memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Data ini mendukung manfaat minyak zaitun yang dapat membantu mengontrol tekanan darah pada mereka yang berisiko terkena penyakit jantung.
  • Pencegahan KankerPola makan sehat dengan menambah asupan minyak zaitun dapat meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh. Hal ini kemudian bisa berdampak baik dalam pencegahan kanker. Tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menelusuri manfaat minyak zaitun pada pencegahan kanker.
  • Mencegah terjadinya strokeSebagian orang yang mengonsumsi minyak zaitun, rupanya memiliki risiko terkena stroke jauh lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi olive oil.
  • Menghindari obesitasSelain itu, olive oil rupanya tidak menambah berat badan dan dapat mencegah obesitas. Kandungan antioksidan yang tinggi pada olive oil dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh yang bisa berdampak baik dalam menjaga berat badan.

Selain kondisi yang telah disebutkan di atas, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat minyak zaitun dalam menangani kondisi seperti:

  • Diabetes.
  • Migrain.
  • Kanker ovarium.
  • Psoriasis.
  • Infeksi jamur.
  • Eksim.
  • Osteoarthritis.
  • Rheumatoid arthritis.
  • Kurap.

Perhatikan penggunaan minyak zaitun bagi penderita diabetes, ibu hamil dan menyusui, serta yang ingin menjalani operasi. Sebaiknya hindari konsumsi minyak zaitun pada kondisi-kondisi tersebut.

Jenis-jenis Minyak Zaitun

Minyak zaitun dikelompokkan berdasarkan proses ekstraksi dan kadar keasamannya.

  • Jenis minyak zaitun terbaik adalah extra virgin olive oil. Jenis ini diekstrak langsung dari buah zaitun. Proses ekstrak hanya melalui perasan. Jadi extra virgin didapat dari perasan pertama buah zaitun. Kadar keasaman extra virgin hanya 1 persen.
  • Lalu ada jenis minyak zaitun virgin. Jenis ini juga didapat dari perasan pertama buah zaitun dan memiliki kadar asam 3 persen.
  • Selanjutnya ada jenis fino. Jenis ini didapat dari campuran extra virgin dan virgin.
  • Ada pula minyak zaitun yang diperoleh dari kombinasi minyak zaitun jenis virgin yang telah diolah dan extra virgin. Jenis ini dinamakan pure.
  • Jenis terakhir adalah light. Jenis ini telah melalui proses saring yang hasilnya memengaruhi warna minyak zaitun.

Untuk memastikan kualitas minyak zaitun, Anda bisa mencobanya dengan cara menelan beberapa sendok makan minyak zaitun. Minyak zaitun berkualitas tinggi akan memberi rasa sedikit pedas setelah dicicipi. Minyak zaitun (kecuali extra virgin) bisa dipakai untuk menumis atau memanggang. Lebih baik gunakan minyak zaitun langsung pada makanan seperti menambahkannya pada sayuran selayaknya membuat salad. Kandungan polifenol pada minyak zaitun dapat rusak jika dipanaskan dalam suhu yang terlalu tinggi.

Berapa Lama Minyak Zaitun Bisa Digunakan?

Ada produk minyak zaitun yang bertahan tiga bulan dari proses produksi. Namun ada juga yang bisa bertahan hingga dua tahun. Meski begitu, manfaatnya akan lebih baik jika Anda habiskan tidak lebih dari setahun. Menurut penelitian, kadar antioksidan pada minyak zaitun akan turun drastis setelah disimpan selama setahun, meski Anda telah menyimpannya dengan baik dan benar.

Untuk mendapatkan manfaat minyak zaitun hingga maksimal, sebaiknya Anda membeli minyak zaitun yang kira-kira bisa habis dalam setengah tahun. Simpan kemasan di tempat yang gelap, jauhkan dari cahaya, dan hindari dari hawa panas. Disarankan disimpan pada botol kaca hitam. Pastikan olive oil tidak berubah warna dan berbau ketika Anda gunakan.

Pada saat membeli minyak zaitun, pastikan produk yang Anda beli telah terdaftar di BPOM RI. Perhatikan pula tanggal produksi pada kemasan untuk mengetahui batas pemakaian minyak zaitun.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi