Sinar matahari mengandung vitamin D yang berperan penting untuk memelihara kesehatan tubuh, terutama tulang. Lebih tepatnya, paparan sinar matahari diperlukan oleh tubuh untuk membentuk vitamin D secara alami.

Ketika kulit terkena sinar matahari langsung, tubuh akan memproduksi vitamin D dengan membakar kolesterol yang ada di sel kulit. Inilah sebabnya, paparan sinar matahari dalam jumlah yang tepat dianggap sangat penting untuk menjaga kadar vitamin D dalam tubuh.

Manfaat Sinar Matahari yang Mengandung Vitamin D - Alodokter

Selain dari sinar matahari, Anda juga bisa memperoleh vitamin D dari makanan tertentu, seperti ikan, telur, serta susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt). Vitamin D juga dapat diperoleh dari suplemen vitamin D dan minyak ikan.

Menilik Manfaat Sinar Matahari

Sinar matahari yang cukup bisa merangsang produksi vitamin D alami dalam tubuh. Vitamin larut lemak yang terkandung di sinar matahari ini memiliki banyak fungsi, antara lain:

  • Membantu penyerapan kalsium dan fosfor
  • Membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi
  • Menjaga kesehatan otot
  • Memperbaiki suasana hati dan mencegah depresi
  • Memelihara kesehatan jantung
  • Membuat sistem kekebalan tubuh bekerja dengan normal

Daftar Penyakit akibat Kekurangan Vitamin D

Sinar matahari mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Jika kekurangan sinar matahari, tubuh akan kesulitan memproduksi vitamin D. Akibatnya, berbagai gangguan kesehatan akan menghampiri.

Beberapa penyakit yang bisa muncul karena kekurangan vitamin D adalah:

1. Arthritis (radang sendi)

Menurut penelitian, kekurangan vitamin D umum dialami oleh penderita arthritis atau radang sendi. Salah satu faktor risiko untuk terkena penyakit ini adalah penggunaan obat-obatan golongan kortikosteroid dalam jangka panjang. Obat ini dapat mengurangi kadar vitamin D dan kalsium dalam tubuh, sehingga membuat tulang dan sendi menjadi lemah.

2. Penyakit tulang

Vitamin D berguna untuk membantu penyerapan kalsium dan fosfor dalam tubuh. Kedua mineral ini berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang Anda. Jika asupan vitamin D tidak terpenuhi, penyakit tulang berikut ini bisa terjadi pada Anda:

  • Osteoporosis, yaitu berkurang atau hilangnya kepadatan dan kekuatan tulang. Penyakit ini membuat tulang lemah, menipis, terasa nyeri atau sakit, dan rentan patah.
  • Osteomalacia, yaitu kondisi di mana tulang menjadi lunak. Penyakit ini dapat mengakibatkan nyeri pada punggung bawah, panggul, pinggul, kaki, dan tulang rusuk. Nyeri tersebut bisa terasa berat setelah beraktivitas atau di malam hari.

3. Gangguan pernapasan

Vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar kuat melawan virus dan bakteri penyebab penyakit dan infeksi. Jika tubuh kekurangan vitamin D, Anda bisa rentan terkena penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan, seperti flu dan pneumonia.

4. Penyakit jantung

Beberapa penelitian medis sejauh ini menunjukkan bahwa orang yang kekurangan vitamin D lebih rentan terserang penyakit jantung dan hipertensi. Hal ini diduga karena rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami peradangan yang dapat merusak pembuluh darah.

Selain itu, kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan kadar renin, yaitu zat yang berperan untuk menaikkan tekanan darah.

Karena sinar matahari berperan penting untuk menyediakan vitamin D, maka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar kulit Anda terkena sinar matahari sekitar 5-15 menit selama 2-3 kali dalam seminggu. Tapi, tidak disarankan berjemur pada pukul 10.00-16.00, sebab kulit akan lebih rentan terbakar.

Yuk, jaga kesehatan tulang dari sekarang. Mulailah dengan berjemur di bawah sinar matahari yang mengandung vitamin pada pagi hari, dan mengonsumsi makanan tinggi vitamin D.

Anda juga dianjurkan untuk melakukan tes kepadatan tulang jika tinggi badan menyusut, pernah mengalami patah tulang, menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka panjang, mengalami gangguan hormon, serta pernah menerima transpantasi organ atau sumsum tulang belakang.

Untuk mengetahui apakah tubuh Anda sudah mendapatkan vitamin D yang cukup, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gizi.