Manfaat minyak ikan untuk kesehatan cukup beragam, terutama untuk memelihara kesehatan jantung. Manfaat minyak ikan dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi ikan secara langsung atau mengonsumsi suplemen minyak ikan dalam bentuk kapsul atau sirop.

Minyak ikan mengandung omega-3, yaitu asam lemak esensial yang diperlukan untuk menunjang kesehatan tubuh. Tuna, salmon, sarden, dan makarel adalah contoh-contoh ikan yang kaya dengan kandungan asam lemak omega-3. Tiap 100 gram dari ikan-ikan ini mengandung kurang lebih 1 gram asam lemak omega-3.

5 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan - Alodokter

Beragam Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan

Berkat kandungan asam omega-3 di dalamnya, berikut adalah sejumlah manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi minyak ikan:

1. Memelihara kesehatan jantung

Studi menyebutkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minyak ikan dua kali dalam seminggu berisiko lebih rendah untuk terkena serangan jantung, serta memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol.

Selain itu, senyawa omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan terbukti dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

Perlu Anda ketahui bahwa risiko terkena penyakit jantung akan meningkat seiring dengan tingginya kadar trigliserida di dalam tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi minyak ikan bisa menjadi salah satu solusi untuk memelihara kesehatan jantung Anda.

2. Mencegah penyumbatan pembuluh darah

Minyak ikan bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak ikan dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah peradangan, sehingga mengurangi risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah.

3. Mengoptimalkan kesehatan ibu hamil

Minyak ikan juga baik dikonsumsi secara rutin oleh ibu hamil. Kandungan docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA) pada minyak ikan dapat mengurangi risiko preeklamsia, persalinan prematur, dan meningkatkan berat badan lahir bayi.

Meski begitu, ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen minyak ikan yang terbuat dari hati ikan, seperti ikan kod. Hal ini dikarenakan minyak ikan kod mengandung retinol dalam kadar tinggi yang dapat membahayakan janin.

4. Mengurangi gejala depresi

Orang dengan depresi berat biasanya memiliki kadar omega-3 dalam darah yang cukup rendah. Studi menyebutkan bahwa mengonsumsi minyak ikan dinilai dapat membantu mengurangi gejala depresi, terutama minyak ikan yang kaya kandungan EPA di dalamnya.

5. Menjaga kesehatan kulit hingga mengurangi risiko terkena alergi

Di samping yang telah disebutkan di atas, ada juga beragam manfaat minyak ikan lainnya yang bisa Anda peroleh, di antaranya menjaga kesehatan kulit, mata, dan tulang, serta memperbaiki gejala asma dan mengurangi risiko terkena alergi pada anak-anak.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengonsumsi Minyak Ikan

Meski kaya nutrisi dan memiliki beragam manfaat, minyak ikan tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Pasalnya, minyak ikan dalam dosis tinggi justru bisa membahayakan kesehatan, di antaranya:

  • Meningkatkan risiko perdarahan, bila mengonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan per hari
  • Memicu peningkatan kadar gula darah
  • Memengaruhi kerja obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah
  • Meningkatkan risiko stroke
  • Menyebabkan diare, mual, ruam, mimisan, dan tinja cair

Itulah penjelasan mengenai ragam manfaat minyak ikan sekaligus hal yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsinya.

Minyak ikan dengan dosis rendah relatif aman bagi sebagian besar orang, misalnya wanita hamil dan menyusui. Namun, mengingat kondisi dan riwayat kesehatan tiap orang berbeda-beda, sebaiknya konsultasikan ke dokter gizi sebelum mengonsumsi minyak ikan, untuk menghindari efek samping yang mungkin bisa berbahaya.

Selain itu, untuk memaksimalkan asupan nutrisi Anda, konsumsilah ikan secara rutin. Jangan hanya mengandalkan suplemen minyak ikan. Dengan begitu, asupan nutrisi lainnya yang dibutuhan tubuh Anda juga bisa tercukupi.