Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan kembar adalah perubahan hormon yang terjadi seiring bertambahnya usia. Perubahan ini memungkinkan seorang perempuan melepaskan dua sel telur yang siap dibuahi. Rentang usia perempuan yang memiliki kemungkinan besar mengandung bayi kembar adalah 30-40 tahun.

TIdak hanya itu, satu dari sekitar 400 wanita hamil juga berkemungkinan memiliki bayi kembar identik. Kondisi ini tidak dipengaruhi faktor riwayat keluarga sehingga tiap perempuan memiliki peluang yang sama untuk mengalaminya.

Mempersiapkan Persalinan Bayi Kembar - Alodokter

Bagaimana Bisa Memiliki Bayi Kembar?

Latar belakang munculnya bayi kembar juga dapat dijelaskan dari jenisnya:

  • Kembar fraternal/tidak identik.

Ketika dua sel telur berbeda dibuahi dua sperma berbeda. Secara fisik, penampilan fisik mereka tidak akan begitu mirip. Sekadar seperti kakak-beradik pada umumnya. Kembar yang tidak identik terjadi karena adanya dua sel telur yang dilepaskan dari indung telur, dan kemudian keduanya dibuahi oleh sperma.

  • Kembar identik.

Ketika satu sel telur yang telah dibuahi terbelah dan berkembang menjadi dua janin. Oleh karena itu, penampilan fisik keduanya akan mirip dan berjenis kelamin sama.

Siapa yang Dapat Memiliki Bayi Kembar?

Banyak orang mencari cara untuk mendapatkan bayi kembar. Apa saja sebenarnya faktor yang memengaruhinya? Beberapa faktor berikut ini membuat beberapa kelompok wanita lebih berpeluang memiliki bayi kembar, terutama kembar tidak identik.

  • Terdapat anggota keluarga yang kembar. Namun kembar identik tidak bersifat turunan dalam keluarga. Anda lebih berpeluang memiliki bayi kembar tidak identik jika ada anggota keluarga Anda yang lebih dulu memiliki bayi kembar.
  • Wanita yang hamil di usia lebih tua memiliki kemungkinan untuk hamil kembar tidak identik, karena mereka lebih berpeluang untuk melepaskan dua sel telur secara bersamaan.
  • Wanita yang menggunakan program bayi tabung untuk mendapatkan keturunan.

Meski demikian, di luar kelompok di atas, peluang hamil kembar masih terbuka karena sebenarnya latar belakang pemicunya belum dapat dipastikan secara jelas.

Kaitan Pola Makan dan Hamil Bayi Kembar

Hamil anak kembar bukan berarti Anda perlu makan dua kali lipat dibandingkan ibu hamil biasa. Pola makan ibu hamil dengan anak kembar pada umumnya kurang lebih sama dengan ibu hamil dengan satu janin.

  • Upayakan untuk selalu mengonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang yang kaya sayuran dan buah segar.
  • Penuhi kebutuhan protein dan kalsium yang bisa didapat dari konsumsi telur matang, keju, susu, kacang, serta daging merah tanpa lemak.
  • Mengonsumsi camilan yang juga sehat, seperti buah-buahan segar. Hindari makanan ringan yang tidak bergizi, seperti keripik kemasan atau kembang gula.
  • Wanita yang hamil bayi kembar memerlukan asam folat ekstra untuk mengurangi risiko kecacatan pada janin. Jika pada kehamilan satu bayi perlu 0,4 miligram asam folat tiap hari, maka diperlukan 1 miligram per hari pada kehamilan kembar.

Ibu hamil dengan bayi kembar lebih berisiko mengalami kekurangan zat besi. Oleh karenanya, Anda perlu mengonsumsi bahan makanan dengan kandungan zat besi tinggi, seperti kacang, daging merah tanpa lemak, dan sayuran hijau.

Perbedaan Persalinan Bayi kembar dan Satu Bayi?

Bayi kembar bisa lahir tepat waktu seperti pada kehamilan dengan satu bayi, namun umumnya dokter akan menyarankan persalinan melalui induksi persalinan atau operasi caesar, pada minggu 38 – 39 kehamilan.

Makin banyak jumlah bayi yang dikandung, risiko mereka lahir prematur semakin tinggi. Oleh karenanya, bayi kembar Anda mungkin akan diberi suntikan kortikosteroid untuk mempercepat perkembangan paru-paru mereka.

Proses persalinan juga lebih mungkin akan melalui operasi caesar. Pada kebanyakan kasus, jika kepala bayi berada di bawah, bayi pertama dapat dikeluarkan dengan cara normal, namun diperlukan operasi caesar untuk mengeluarkan bayi kedua. Sementara untuk bayi kembar tiga ke atas, hampir setiap persalinan dilakukan dengan caesar.

Bagaimana Risiko Mengandung Bayi Kembar

Dengan pola makan dan gaya hidup sehat, risiko komplikasi pada wanita yang hamil bayi kembar sebenarnya tidak lebih tinggi daripada mereka yang hamil normal. Meski demikian, tetap saja ada kemungkinan terjadi komplikasi, seperti:

  • Kadar human chorionic gonadotropin (hCG) di masa kehamilan lebih tinggi pada wanita dengan bayi kembar. Kondisi ini menyebabkan kemungkinan morning sickness atau mual dan muntah menjadi lebih terasa.
  • Risiko keguguran lebih tinggi pada ibu dengan bayi kembar terutama yang mengalami pendarahan kecil di awal masa kehamilan.
  • Pertambahan berat badan pada wanita yang hamil kembar tentu lebih tinggi daripada yang hamil dengan satu bayi. Pertambahan berat badan rata-rata pada ibu hamil dengan satu janin adalah sekitar 11 kg, sementara pada janin kembar adalah 13-15 kg.
  • Berat bayi lebih berisiko menekan pembuluh darah pada area panggul, sehingga ibu hamil kembar cenderung mengalami wasir dan varises.
  • Tekanan pada lambung berisiko menyebabkan perut kembung dan nyeri ulu hati.
  • Lebih berisiko mengalami nyeri panggul dan nyeri punggung karena beban lebih besar.
  • Ibu dengan yang hamil dengan bayi kembar lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi di masa kehamilan.
  • Transfusi antar-bayi kembar. Pada bayi kembar yang berbagi pembuluh darah dalam plasenta berisiko mengalami pembagian darah yang tidak seimbang. Satu bayi bisa mendapat darah berlebihan dan satu lagi kekurangan. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada kedua bayi dan biasanya ditangani dengan kelahiran lebih awal.

Apa Persiapan Merawat Bayi Kembar?

Menangani dua bayi sekaligus memerlukan tenaga dan kemampuan ekstra juga. Berikut ini adalah beberapa hal yang patut diberi perhatian lebih banyak.

  • Olah tubuh

Risiko gangguan kesehatan yang lebih tinggi pada wanita yang hamil kembar membuat ibu yang mengandung dua janin atau lebih perlu berolahraga secara teratur selama hamil, seperti senam Kegel untuk menguatkan otot panggul.

  • Mencari bantuan

Pertimbangkan untuk meminta bantuan kerabat atau menggunakan jasa pengasuh untuk membantu Anda mengasuh si Kembar setelah lahir. Menyusui dan merawat dua bayi sekaligus akan cukup membuat Anda kelelahan, belum lagi ditambah dengan pekerjaan rumah tangga.

  • Pengeluaran lebih besar

Persiapkan biaya untuk dua anak sekaligus, baik dari dana untuk perlengkapan bayi hingga pendidikan mereka di masa depan. Untuk menekan biaya, beberapa perlengkapan seperti pakaian, mainan, dan sepatu dapat diperoleh dari kerabat yang sudah tidak menggunakannya. Namun beberapa peralatan yang membutuhkan standar keselamatan sebaiknya tetap dibeli baru, seperti kursi makan dan kereta bayi (stroller).

Dengan persiapan yang baik, tantangan yang dialami ibu yang hamil dengan bayi kembar dapat disiasati, sehingga dapat menjadi kebahagiaan ganda.