Minuman Sehat Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Mengonsumsi minuman sehat dapat membantu Anda yang sedang menjalankan program diet, karena dapat mengurangi asupan kalori dalam tubuh dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh.

Minuman ringan di dalam kemasan, minuman cepat saji di dalam sachet, dan produk-produk minuman berenergi sudah menjadi konsumsi sehari-hari yang disukai hampir semua lapisan masyarakat. Tapi kelompok minuman tersebut umumnya tidak cocok dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalani program diet, karena mengandung gula dalam jumlah tinggi. Maka dari itu, bacalah label nutrisi pada minuman kemasan dengan teliti untuk mengetahui apakah kandungannya sehat atau tidak.

minuman sehat ini bisa bantu turunkan berat badan - alodokter

Air Putih, Minuman yang Menyehatkan

Sebagai permulaan, air putih dianggap sebagai minuman yang paling ideal. Salah satu kelebihannya adalah tidak mengandung kalori, sehingga mengurangi risiko penambahan berat badan. Kelebihan lain adalah tidak berdampak kepada kerusakan gigi. Selain tidak mengandung kalori yang bisa menyebabkan kegemukan, air putih justru membantu proses pencernaan dan metabolisme tubuh, yang akan menunjang program diet.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi air sebanyak 1,5 liter per hari selama 8 minggu, dapat membantu penurunan berat badan. Anda disarankan untuk meminum dua gelas air putih sebelum makan untuk memberikan efek rasa kenyang. Trik ini membuat Anda tidak menyantap menu makanan dengan porsi berlebihan.

Kenyataannya, banyak orang tidak menyukai air putih karena dianggap tidak ada rasanya. Namun jangan khawatir, bagi Anda yang tidak menyukai rasa tawar air putih, dapat menyiasatinya dengan menambahkan irisan lemon untuk menjadikannya terasa lebih enak. Anda juga bisa mencampurkannya dengan sedikit jus buah, agar terasa lebih manis dan segar.

Minuman Sehat Lainnya untuk Menurunkan Berat Badan

Selain air putih, ada beberapa minuman sehat lainnya yang dapat dikonsumsi agar menu asupan makin bervariasi. Berikut ini beberapa minuman sehat yang dapat menjadi pilihan Anda:

  • Jus sayuran
    Jus sayuran dipercaya lebih cocok dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalani program diet, daripada jus buah. Hal ini karena dengan jumlah nutrisi yang hampir sama, jus sayur hanya mengandung setengah kalori dari jus buah. Sebagai contoh, secangkir jus tomat memiliki 40 kalori, sementara secangkir jus jeruk yang memiliki 120 kalori. Jus sayuran juga banyak mengandung serat. Jika Anda sedang menjalani diet, dianjurkan untuk mengonsumsi jus sayur bersama ampasnya, karena dapat membantu menunda rasa lapar.

  • Jus buah
    Meski memiliki kalori lebih tinggi dari jus sayur, jus buah tetap dapat menjadi pilihan yang baik untuk program penurunan berat badan. Tentu saja jus buah yang tidak mengandung penambahan gula atau susu kental manis. Jadi, Anda harus berhati-hati jika mengonsumsi jus buah dalam kemasan. Sebab, kebanyakan jus buah dalam kemasan sudah ditambahkan gula. Pastikan Anda memilih jus buah yang mengandung 100 persen jus murni tanpa gula tambahan. Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah menggunakan blender atau juicer.

  • Susu kedelai
    Susu kedelai sudah mengandung pemanis alami sehingga lezat dikonsumsi tanpa gula tambahan. Anda yang tidak menyukai susu dapat menjadikan susu kedelai sebagai alternatif minuman sehat. Susu kedelai juga dapat menjadi pilihan yang baik bagi Anda yang menderita intoleransi laktosa. Susu kedelai memiliki manfaat lain, yaitu membantu mengurangi risiko osteoporosis dan penyakit jantung. Agar lebih sehat, pilih susu kedelai yang sudah ditambahkan vitamin D dan kalsium.

  • Susu rendah lemak
    Keunggulan susu rendah lemak adalah kandungan lemaknya yang lebih sedikit dibanding susu biasa, jadi memungkinkan untuk membantu menurunkan berat badan. Selain itu, kalsium di dalam susu juga berperan untuk kesehatan tulang dan gigi. Cobalah untuk mengutamakan susu rendah lemak dibandingkan dengan minuman olahan susu yang mengandung gula tambahan, seperti milkshake, susu kental manis, atau susu dengan tambahan rasa tertentu.

  • Teh hijau
    Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan. Anda yang sedang mencoba menurunkan berat badan dianjurkan mengonsumsinya tanpa tambahan gula dan susu agar menjadikannya bebas kalori. Jika Anda lebih menyukai teh hijau yang manis, Anda bisa menambahkan madu. Penelitian membuktikan bahwa teh hijau membantu mengurangi risiko beberapa penyakit, seperti batu ginjal, penyakit jantung, hipertensi, dan beberapa jenis kanker. Yang lebih menakjubkan lagi, minuman sehat ini juga bisa mengurangi risiko gigi berlubang.

  • Kopi
    Bagi Anda yang sedang mencoba menurunkan berat badan, kopi dapat menjadi pilihan yang baik. Tentu saja dalam kadar yang tidak berlebihan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah ideal (sekitar 2 – 3 cangkir per hari) berhubungan dengan berkurangnya risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, Parkinson, dan gangguan fungsi hati. Kafein dalam jumlah yang ideal dapat membantu meningkatkan stamina fisik dan menambah kewaspadaan.

  • Smoothies
    Anda dianjurkan untuk membuat smoothies sendiri dengan menggunakan buah-buahan rendah kalori, seperti stroberi, blueberry, dan pisang. Lalu, tambahkan susu rendah lemak dalam minuman sehat ini. Dengan smoothies rendah kalori buatan sendiri, Anda dapat menjaga berat badan. Hindari mengonsumsi smoothies yang dijual di restoran, karena umumnya telah ditambah pemanis dan es krim yang membuatnya tinggi kalori.

Banyak variasi minuman sehat yang dapat Anda pilih untuk menjaga berat badan. Namun, tetaplah bersikap bijaksana dalam mengonsumsinya. Sebab, apa pun yang berlebihan tentu saja tidak baik bagi kesehatan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter gizi agar dapat diberikan pilihan minuman sehat yang sesuai dengan kondisi Anda.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi