Pengobatan otitis media perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala dan kondisi pasien. Untuk membantu mengenali langkah penanganan yang tepat sejak awal, Anda juga dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter sebagai konsultasi awal sebelum datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Pada tahap awal, dokter biasanya akan memantau gejala otitis media selama 1–2 minggu. Pemantauan ini bertujuan untuk menilai apakah infeksi dapat membaik dengan sendirinya atau justru berkembang menjadi lebih parah. 

Selama masa observasi, penanganan umumnya difokuskan pada upaya meredakan keluhan, seperti nyeri telinga dan demam yang dialami agar pasien bisa merasa lebih nyaman.

Namun, jika selama pemantauan gejala tidak membaik, nyeri terasa sangat hebat, atau muncul tanda yang mengarah pada risiko komplikasi, dokter akan melanjutkan dengan penanganan medis yang lebih spesifik. Adapun pilihan pengobatan otitis media meliputi:

1. Obat pereda nyeri

Sebagai langkah awal, dokter akan memberikan paracetamol atau ibuprofen untuk membantu meredakan nyeri atau sakit telinga dan menurunkan demam akibat infeksi. Dalam kondisi tertentu, dokter juga dapat meresepkan obat tetes telinga guna mengurangi rasa tidak nyaman pada telinga.

2. Antibiotik oral

Apabila infeksi tergolong berat, terjadi pada anak berusia di bawah 2 tahun, disertai perforasi gendang telinga, atau tidak membaik dengan pengobatan sebelumnya, dokter dapat meresepkan antibiotik oral. 

Beberapa jenis antibiotik yang sering digunakan untuk mnegatasi otitis media antara lain amoxicillin-clavulanate, cefuroxime, cefixime, dan cefdinir.

3. Antibiotik tetes telinga 

Antibiotik bentuk tetes telinga umumnya direkomendasikan pada kasus otitis media dengan gendang telinga berlubang yang disertai keluarnya cairan, infeksi kronis, atau setelah pemasangan selang ventilasi. 

Pemberian obat ini bertujuan untuk membasmi bakteri langsung di area infeksi, membantu menghentikan keluarnya cairan, serta mempercepat proses penyembuhan. 

4. Prosedur miringotomi

Bila cairan di telinga tengah tidak kunjung menghilang, infeksi sering kambuh, atau otitis media berlangsung dalam jangka waktu lama, dokter dapat mempertimbangkan tindakan miringotomi

Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil pada gendang telinga untuk mengeluarkan cairan yang terperangkap. Pada beberapa kondisi, selang ventilasi dapat dipasang untuk menjaga telinga tetap kering dan mencegah penumpukan cairan kembali.

Sebagai langkah pencegahan komplikasi, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda atau anak mengalami demam tinggi, nyeri telinga yang berat, keluarnya cairan dari telinga, atau keluhan tidak kunjung membaik setelah pengobatan. 

Pemeriksaan sejak dini sangat penting agar pengobatan otitis media dapat diberikan sesuai penyebab dan tingkat keparahan infeksi, sehingga risiko gangguan pendengaran maupun infeksi berulang dapat ditekan. Dengan penanganan yang tepat, proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal dan kualitas hidup pasien tetap terjaga.