Otitis media sebagian besar diawali oleh flu atau infeksi saluran pernapasan atas. Infeksi pada saluran napas bagian atas dapat menyebabkan penumpukan lendir atau mukosa pada bagian tersebut. Akibat kondisi ini, tuba Eustachius yang menghubungkan telinga bagian tengah dengan bagian belakang hidung, mengalami penyumbatan dan peradangan.

Fungsi utama dari tuba Eustachius adalah untuk mempertahankan tekanan udara di dalam telinga agar tetap normal. Selain itu, saluran ini berguna untuk mengeringkan mukosa dan kotoran dari telinga tengah, serta memastikan udara dalam telinga selalu bersih. Ketika tuba Eustachius tersumbat atau meradang, mukosa tidak bisa mengering dengan baik, sehingga infeksi lebih mudah terjadi.

Salah satu jaringan yang ada di belakang tenggorokan, yaitu kelenjar adenoid, juga bisa menghambat tuba Eustachius apabila mengalami pembengkakan. Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya penimbunan mukosa yang mengarah pada infeksi telinga tengah. Jika infeksi telinga sering terjadi, kelenjar adenoid kemungkinan harus diangkat.

Faktor Risiko

Risiko terjadinya penyumbatan dan infeksi lebih tinggi terjadi pada anak-anak karena mereka memiliki tuba Eustachius yang lebih kecil dan kelenjar adenoid yang lebih besar dibandingkan orang dewasa. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya otitis media:

  • Berjenis kelamin laki-laki.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan otitis media atau penyakit terkait seperti asma.
  • Berusia di bawah 10 tahun, terutama bayi berusia 6-15 bulan.
  • Berada di sekitar perokok atau lingkungan berasap.
  • Musim atau cuaca ketika banyak anak terserang penyakit flu dan pilek.
  • Berada di penitipan anak sehingga risiko tertular infeksi dari anak lain meningkat.
  • Memakai dot.
  • Tidak mengonsumsi ASI.
  • Memberi makan anak ketika mereka sedang berbaring.
  • Menderita bibir sumbing.
  • Menderita sindrom Down.