Diagnosis biasanya diawali dengan melakukan pemeriksaan gejala yang muncul dan riwayat penyakit yang pernah diderita. Pada pemeriksaan gejala, dokter akan melakukan pengamatan terhadap ukuran dan tekstur benjolan yang timbul.

Dokter juga dapat menjalankan beberapa tes untuk memastikan kondisi. Tes yang dapat digunakan untuk mendiagnosis pembengkakan kelenjar getah bening meliputi:

  • Tes darah. Dokter dapat meminta pasien melakukan menggunakan pemeriksaan hitung darah lengkap. Tes ini berfungsi untuk mendeteksi permasalahan kesehatan yang diderita pasien, seperti infeksi.
  • CT scan atau MRI. CT scan berfungsi untuk mendeteksi sumber infeksi dan juga tumor.
  • Biopsi. Tes ini bekerja dengan mengambil sampel pada kelenjar getah bening yang mengalami pembengkakan untuk kemudian diperiksa di bawah mikroskop.