Diagnosis pembengkakan kelenjar getah bening bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kondisi ini, apakah karena infeksi, gangguan sistem imun, atau kanker. Supaya penyebab dan pengobatan yang diberikan sesuai, dokter akan melakukan tanya jawab, pemeriksaan fisik, hingga beberapa tes penunjang.
Berbagai Pemeriksaan untuk Diagnosis Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Berikut adalah rangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis pembengkakan kelenjar getah bening:
Tanya jawab
Pada tahap awal pemeriksaan, dokter akan mengajukan pertanyaan kepada pasien terkait hal-hal di bawah ini:
- Gejala yang dirasakan pasien dan durasinya
- Penyakit yang pernah atau sedang dialami pasien
- Obat-obatan atau suplemen yang pernah atau sedang dikonsumsi
Pemeriksaan fisik
Setelah menanyakan gejala dan riwayat kesehatan pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Dalam pemeriksaan ini, dokter akan mengamati dan meraba benjolan pada kelenjar getah bening. Dengan begitu, dokter dapat menilai ukuran, tekstur, tingkat nyeri, serta lokasi benjolan.
Pemeriksaan penunjang
Untuk memastikan diagnosis, pasien biasanya akan disarankan untuk menjalani beberapa pemeriksaan penunjang, seperti:
1. Tes Darah
Pemeriksaan darah lengkap dilakukan untuk mencari tanda-tanda infeksi. Selain itu, melalui tes darah juga bisa diketahui apakah pasien menderita gangguan sistem kekebalan tubuh atau penyakit menular seksual.
2. Pemindaian gambar
Dokter dapat melakukan pemeriksaan dengan foto Rontgen, USG, CT scan, atau MRI. Pemindaian ini bertujuan untuk melihat kondisi jaringan tubuh secara lebih jelas, serta membantu menemukan sumber infeksi, peradangan, atau keberadaan tumor.
3. Biopsi
Jika hasil tes darah atau pemindaian belum memberikan gambaran yang pasti, dokter akan melakukan biopsi. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel jaringan dari kelenjar getah bening yang membengkak, biasanya di leher, lalu memeriksanya di bawah mikroskop.
Melalui biopsi, dokter dapat memastikan apakah pembengkakan disebabkan oleh infeksi, peradangan kronis, atau penyakit kanker, seperti limfoma dan leukemia.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya infeksi ringan, dokter biasanya akan memberikan obat untuk meredakan keluhan. Namun, bila ditemukan tanda-tanda penyakit serius, pasien akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan terapi yang paling sesuai.
Jika memiliki pernyataan lebih lanjut seputar pembengkakan kelenjar getah bening atau berencana menjalani pemeriksaan untuk kondisi tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter lewat chat. Anda juga bisa memesan pemeriksaan dengan mudah tanpa antre di rumah sakit melalui booking dokter.