Gejala pembengkakan kelenjar getah bening dapat berbeda-beda. Pada beberapa kasus, kondisi ini juga dapat terjadi tanpa disertai gejala atau keluhan lain.

Ukuran pembengkakan dapat berbeda-beda, tergantung pada usia dan sistem imun penderita, serta letak kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening yang dapat teraba lebih banyak terjadi pada anak-anak, bahkan pada anak yang tampak sehat.

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disertai gejala berikut ini:

  • Pembesaran kelenjar getah bening di salah satu atau beberapa bagian tubuh
  • Rasa nyeri pada kelenjar getah bening yang bengkak
  • Kemerahan atau rasa hangat pada kulit di lokasi pembengkakan

Penderita juga dapat mengalami keluhan lain, seperti:

  • Demam
  • Gangguan pernapasan, misalnya batuk, pilek, radang tenggorokan, dan hidung tersumbat
  • Tidak nafsu makan
  • Berat badan turun
  • Kelelahan
  • Pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Ruam pada kulit
  • Berkeringat di malam hari

Kapan Harus ke Dokter

Periksakan diri ke dokter bila mengalami gejala seperti yang telah disebutkan di atas, terutama jika kondisi ini muncul tanpa sebab yang jelas dan disertai ciri-ciri berikut ini:

  • Tidak kunjung reda atau terus bertambah besar
  • Telah berlangsung lebih dari 5 hari pada anak-anak dan 2–4 minggu pada orang dewasa
  • Bertekstur keras dan tidak bergerak ketika digoyangkan
  • Berukuran lebih dari 1 cm pada anak-anak

Gejala pembengkakan kelenjar getah bening bisa menyerupai gejala dari kondisi lain. Oleh sebab itu, pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Segera ke instalasi gawat darurat (IGD) jika pembengkakan kelenjar getah bening menyebabkan keluhan yang lebih serius, seperti:

  • Sulit menelan
  • Sulit bernapas
  • Muncul luka atau keluar nanah di lokasi pembengkakan