Meski terlihat sepele, namun tangan kesemutan yang terjadi dalam waktu yang lama bisa disebabkan oleh beberapa kondisi medis. Selain berbagai penyakit yang merusak saraf, kesemutan yang terjadi dalam waktu lama bisa juga diakibatkan oleh cedera atau efek samping pengobatan tertentu.

Kesemutan pada tangan yang berlangsung sementara biasanya disebabkan oleh adanya tekanan pada tangan. Dengan menghilangkan tekanan tersebut, kesemutan berangsur hilang. Namun, jika kesemutan tidak kunjung hilang, maka hal pertama yang wajib dilakukan adalah mengetahui penyebabnya. Tanpa mengobati penyebab utama, sulit untuk menghilangkan gangguan ini.

Penyebab Tangan Kesemutan Tidak Sesepele Kelihatannya - Alodokter

Beragam Penyebab Tangan Kesemutan

Untuk memudahkan upaya Anda, beberapa kondisi berikut mungkin menjadi akar dari munculnya kesemutan di tangan:

  • Carpal tunnel syndrome (CTS)
    Salah satu penyebab tangan kesemutan kronis adalah carpal tunnel syndrome atau sindrom terowongan karpal. Kondisi ini merupakan salah satu jenis kerusakan saraf yang disebabkan oleh tekanan berulang dan iritasi saraf medianus pada tangan. Salah satu cirinya adalah tangan kesemutan (terutama pada malam hari), pergelangan tangan sakit, lemah atau tidak ada kekuatan saat menggenggam barang, atau gangguan koordinasi tangan.Penyakit ini bisa terjadi karena trauma akibat pekerjaan yang dilakukan secara terus-menerus. Beberapa orang yang berisiko mengalami kondisi ini adalah mereka yang sering bekerja dengan menggunakan tangan untuk mengetik, menulis, atau mengepak barang.
  • Rheumatoid arthritis
    Rheumatoid arthritis pada tangan dapat menimbulkan gejala-gejala CTS, termasuk kesemutan pada tangan dan pergelangan tangan. Sensasi tangan kesemutan ini biasanya kian mengganggu terutama di malam tiba.Gejala lain yang timbul dari rheumatoid arthritis di tangan adalah sendi tangan dan jari-jari yang terasa hangat, bentuk sendi tampak cacat, serta nyeri atau kekakuan saat bangun tidur yang berlangsung lebih dari satu jam.
  • Diabetes
    Tangan kesemutan kronis juga bisa terjadi jika pembuluh darah kecil terganggu. Jika yang rusak adalah pembuluh darah yang memasok saraf di jari tangan, Anda bisa merasa kesemutan, sakit, atau mati rasa. Hal ini dapat menimpa para penderita diabetes. Kondisi ini dapat menyebabkan tangan mati rasa, sehingga seseorang bisa mengalami luka tanpa rasa sakit. Seperti diketahui, luka pada penderita diabetes susah sembuh dan bisa berkembang menjadi gangren.
  • Kerusakan saraf
    Tangan kesemutan bisa juga disebabkan oleh kerusakan saraf. Penyebab kerusakan saraf pada tangan bisa terjadi karena infeksi, cedera, atau penggunaan tangan secara berlebihan. Misalnya jika seseorang dalam pekerjaannya secara teratur mengoperasikan mesin yang bergetar, maka tangannya akan mengalami kerusakan saraf dan mengakibatkan kesemutan. Keadaan ini biasa disebut dengan ‘sindrom getaran tangan dan lengan’.Kesemutan dalam jangka panjang bisa juga disebabkan oleh penyakit yang menyebabkan kerusakan sistem saraf yang tidak hanya berada di tangan. Akibat rusaknya sistem saraf, maka pada area saraf tersebut bisa mengalami kesemutan. Penyakit yang memiliki potensi demikian adalah stroke, multiple sclerosis, dan tumor otak. Meski kondisi ini serius, namun kasusnya jarang terjadi dan biasanya gejalanya bukan hanya kesemutan semata.

Meski tangan kesemutan sekilas tampak wajar, namun kondisi ini bisa jadi gejala penyakit tertentu. Jika tangan kesemutan disertai dengan ruam, pusing, dan kejang otot, segeralah konsultasikan dengan dokter. Dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.