Perut kembung diobati berdasarkan penyebabnya. Pada kebanyakan orang, perut kembung hanyalah suatu gejala ringan yang penanganannya mudah dilakukan, yaitu mengontrol porsi makanan, kurangi lemak, juga kunyah makanan dengan perlahan. Dengan cara demikian dapat terhindar dari rasa kenyang berlebihan.

Bila penyebabnya adalah kandungan gula dalam kacang-kacangan dan sayuran yang tidak dapat dicerna, dapat diatasi dengan mengonsumsi enzim dalam bentuk tablet atau cairan bernama alpha-D-galactosidase. Suplemen laktase berupa enzim laktase diberikan pada pasien yang menderita lactose intolerance. Obat simethicone dalam bentuk tablet atau kapsul dapat diberikan untuk membantu meredakan gejala perut kembung.

Pencegahan

Perut kembung bisa dihilangkan atau dicegah dengan menjalani beberapa perubahan kecil terhadap gaya hidup. Beberapa perubahan gaya hidup antara lain:

  • Kurangi kebiasaan mengunyah permen karet, karena bisa membuat seseorang menelan udara lebih banyak.
  • Hindari makanan penghasil gas, seperti beberapa jenis sayuran jenis kubis dan kacang-kacangan.
  • Batasi konsumsi minuman bersoda.
  • Jika intolerance terhadap laktosa, pilih produk olahan susu yang bebas laktosa.
  • Kurangi berat badan jika kelebihan berat badan atau jika Anda mengalami obesitas.
  • Hindari merokok, hal ini bisa meningkatkan jumlah udara yang Anda telan. Merokok selalu dikaitkan dengan gangguan perut, nyeri ulu hati, dan masalah pencernaan lainnya.
  • Hindari minum menggunakan sedotan.
  • Berolahraga akan membantu membuang gas berlebih di dalam tubuh.

Jika penderita perut kembung juga merasakan nyeri di perut, muncul darah warna hitam seperti ter pada kotoran, demam tinggi, diare, mulas yang semakin parah, muntah, atau turunnya berat badan tanpa sebab, disarankan segera berkonsultasi dengan dokter.