Polysilane Suspensi adalah obat untuk mengatasi keluhan akibat kelebihan asam lambung dan penumpukan gas di saluran cerna. Beberapa keluhannya adalah nyeri ulu hati, perut kembung, serta rasa tidak nyaman di perut. Polysilane Suspensi tersedia dalam botol 100 ml dan 180 ml sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Polysilane Suspensi mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida yang termasuk dalam kelompok antasida. Kedua bahan ini bekerja dengan menetralkan asam lambung sehingga keluhan akibat meningkatnya asam lambung dapat berkurang.

Polysilane Suspensi

Selain antasida, Polysilane Suspensi juga mengandung simethicone yang bermanfaat untuk meredakan perut kembung. Bahan ini bekerja dengan cara menggabungkan gelembung gas kecil di saluran cerna menjadi gelembung yang lebih besar sehingga gas lebih mudah dikeluarkan melalui sendawa atau buang angin.

Beli Polysilane Suspensi di Aloshop

Apa Itu Polysilane Suspensi

Bahan aktif 200 mg aluminium hidroksida, 200 mg magnesium hidroksida, dan 80 mg simethicone
Golongan  Obat bebas 
Kategori  Antasida dan antiflatulensi (antikembung)
Manfaat Meredakan gejala sakit maag akibat kelebihan asam lambung, termasuk pada gastritis, tukak lambung, dan ulkus duodenum
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Polysilane Suspensi untuk ibu hamil Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan aluminum hidroksida, serta magnesium hidroksida dan simethicone terhadap ibu hamil maupun janin.
Antasida dan simethicone dalam Polysilane Suspensi umumnya aman digunakan sebagai penanganan awal sakit maag pada masa kehamilan. Namun, penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dengan oleh dokter.
Polysilane Suspensi untuk ibu menyusui Semua kandungan dalam varian produk Polysilane Suspensi aman untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui selama digunakan sesuai aturan pakai.
Bentuk obat Suspensi

Peringatan sebelum Menggunakan Polysilane Suspensi

Meski merupakan obat bebas, Polysilane Suspensi tetap perlu digunakan secara hati-hati. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Jangan menggunakan Polysilane Suspensi jika Anda alergi terhadap kandungan di dalam obat ini. Konsultasikan ke dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki.
  • Jangan menggunakan Polysilane Suspensi jika Anda sedang mengalami diare atau sembelit. Orang yang sedang menjalani diet rendah magnesium juga tidak disarankan minum obat maag ini.
  • Beri tahu dokter jika pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, obstruksi usus, penyakit hati, atau perdarahan saluran cerna.
  • Bicarakan dengan dokter mengenai penggunaan Polysilane Suspensi jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini dilakukan untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Polysilane Suspensi.

Dosis dan Aturan Pakai Polysilane Suspensi

Untuk meredakan gejala maag, Polysilane Suspensi dapat dikonsumsi sesuai dengan dosis umum penggunaannya berikut ini:

  • Dewasa dan anak usia >12 tahun: 1–2 sendok takar (5–10 ml), 3–4 kali sehari.
  • Anak usia 6–12 tahun: ½–1 sendok takar (2,5–5 ml), 3–4 kali sehari.

Cara Menggunakan Polysilane Suspensi dengan Benar 

Gunakan Polysilane Suspensi sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan mengonsumsi obat ini melebihi atau kurang dari dosis yang dianjurkan.

Agar hasil pengobatan dengan Polysilane Suspensi maksimal, terapkanlah cara menggunakannya sebagai berikut:

  • Konsumsilah Polysilane Suspensi menjelang tidur dan saat perut kosong, yaitu 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
  • Pastikan untuk mengocok Polysilane Suspensi sebelum dikonsumsi. Gunakan sendok takar agar dosis yang dikonsumsi tepat.
  • Jika Anda juga sedang mengonsumsi obat lain, beri jarak minimal 2 jam sebelum atau sesudah minum Polysilane Suspensi.
  • Polysilane Suspensi dapat dikonsumsi ketika ada keluhan. Hentikan penggunaan obat dan konsultasikan ke dokter jika keluhan belum membaik setelah 2 minggu.
  • Jika lupa mengonsumsi Polysilane Suspensi, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila jadwal minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Simpan Polysilane Suspensi di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Polysilane Suspensi dengan Obat Lain 

Kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida dalam Polysilane Suspensi dapat mengurangi efektivitas beberapa obat jika digunakan bersamaan atau dalam waktu yang berdekatan, di antaranya:

  • Antibiotik, seperti ciprofloxacin, cefdinir, atau tetracycline
  • Antibiotik untuk pengobatan TBC, seperti rifampicin
  • Antipsikotik, seperti chlorpromazine 
  • Levothyroxine untuk mengatasi hipotiroidisme atau menggantikan hormon tiroid
  • Obat untuk infeksi HIV, seperti dolutegravir
  • Rosuvastatin untuk menurunkan kolesterol
  • Suplemen zat besi untuk mengatasi anemia

Untuk menurunkan risiko terjadinya interaksi obat, berikan jeda minimal 2 jam antara konsumsi Polysilane Suspensi dengan obat lain. Selain itu, konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Polysilane Suspensi bersama obat, suplemen, atau produk herbal.

Efek Samping dan Bahaya Polysilane Suspensi

Sama seperti obat lainnya, Polysilane Suspensi juga dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:

  • Mual
  • Sembelit  
  • Sakit kepala 
  • Diare 
  • Perut terasa penuh
  • Rasa logam di mulut

Apabila Anda mengalami efek samping tersebut setelah menggunakan Polysilane Suspensi, konsultasikan ke dokter melalui Chat Bersama Dokter. Dokter dapat memberikan saran atau pengobatan untuk mengatasinya.

Meski jarang terjadi, Polysilane Suspensi juga dapat menimbulkan reaksi alergi atau efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Pusing berat
  • Linglung
  • Napas pendek
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur (aritmia)
  • Nyeri saat buang air kecil

Jika kondisi memerlukan penanganan segera, Anda akan dianjurkan untuk datang ke IGD rumah sakit terdekat.