Peradangan sendi pada penyakit rheumatoid arthritis terjadi saat sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang jaringan yang membentuk sendi, yaitu lapisan penghasil minyak sendi, jaringan penghubung antar tulang (ligamen), jaringan penghubung tulang dengan sendi (tendon), dan tulang rawan. Penyakit ini dapat membuat sendi kehilangan bentuk dan akhirnya hancur.

Kondisi di mana sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh justru berbalik menyerang tubuh sendiri dinamakan autoimun. Penyebab timbulnya penyakit autoimun sendiri belum diketahui secara pasti, namun diduga terkait dengan faktor genetik.

Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya rheumatoid arthritis, yaitu:

  • Merokok.
  • Terpapar bahan kimia, seperti asbes atau silika.
  • Mengalami infeksi bakteri atau virus, serta cedera, misalnya¬†patah tulang atau dislokasi sendi.

Penyakit rheumatoid arthritis juga lebih sering terjadi pada wanita di atas 55 tahun yang memiliki berat badan berlebih.