Rillus adalah suplemen yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan pencernaan. Produk ini mengandung kombinasi probiotik dan prebiotik. Rillus bisa didapatkan dengan mudah di apotek dan tersedia dalam bentuk tablet kunyah.
Probiotik dalam Rillus sering disebut juga sebagai bakteri baik, yang terdiri dari Lactobacillus plantarum, Bifidobacterium bifidum, dan Streptococcus thermophilus. Kandungan ini bekerja dengan cara menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Sementara itu, kandungan fructooligosaccharide (FOS) dalam Rillus merupakan prebiotik berupa serat khusus yang membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, FOS juga berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.
Apa Itu Rillus
| Bahan aktif | 1 × 10⁹ CFU sel hidup: Lactobacillus plantarum 8,55 mg, Bifidobacterium bifidum 2,55 mg, Streptococcus thermophilus 8,55 mg, fructooligosaccharide (FOS) 480 mg |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen probiotik |
| Manfaat | Menjaga kesehatan saluran cerna |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Rillus untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan Rillus terhadap ibu hamil maupun janin. |
| Suplemen ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika disarankan oleh dokter | |
| Rillus untuk ibu menyusui | Ibu menyusui sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini. |
| Bentuk suplemen | Tablet kunyah |
Peringatan sebelum Menggunakan Rillus
Meski mudah didapat, Rillus tidak boleh digunakan secara sembarangan. Perhatikan beberapa hal berikut terkait penggunaan Rillus
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Rillus tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap kandungan di dalam suplemen ini.
- Jangan mengonsumsi Rillus jika Anda mengalami pankreatitis akut.
- Sampaikan kepada dokter mengenai penggunaan Rillus jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit pada pankreas, diare berdarah, atau sindrom usus pendek.
- Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan Rillus jika Anda memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya karena sedang menjalani kemoterapi atau menderita HIV/AIDS.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Rillus jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini untuk mengantisipasi interaksi obat.
- Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah minum Rillus.
Dosis dan Aturan Pakai Rillus
Berikut adalah dosis umum penggunaan Rillus untuk menjaga kesehatan saluran cerna:
- Dewasa dan anak-anak: 1 tablet sehari atau sesuai anjuran dokter.
Cara Menggunakan Rillus dengan Benar
Gunakanlah Rillus sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Rillus dengan benar di bawah ini agar mendapat hasil yang optimal:
- Konsumsilah Rillus sebelum atau sesudah makan. Pastikan untuk mengunyah tablet hingga lumat sebelum ditelan.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Rillus, segera minum suplemen ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Bila Rillus digunakan bersamaan dengan antibiotik, beri jeda waktu sekitar 1–2 jam.
- Simpan Rillus di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Rillus dengan Obat Lain
Pemakaian Rillus bersama obat lain dapat menimbulkan efek interaksi antarobat, seperti:
- Penurunan efektivitas Lactobacillus plantarum dan Bifidobacterium bifidum dalam Rillus jika digunakan bersama dengan obat antibiotik, seperti ciprofloxacin
- Penurunan efektivitas Lactobacillus plantarum dalam Rillus jika digunakan bersama dengan obat antijamur, seperti clotrimazole, ketoconazole, griseofulvin
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, berdiskusilah melalui fitur Chat Bersama Dokter jika Anda berencana menggunakan Rillus bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Rillus
Jika dikonsumsi sesuai dengan dosis yang direkomendasikan, Rillus umumnya jarang menyebabkan efek samping. Namun, pada beberapa kondisi, suplemen ini dapat menimbulkan efek samping berupa:
- Nyeri perut
- Diare
- Perut kembung
Hentikan konsumsi Rillus dan berkonsultasilah ke dokter jika muncul keluhan di atas. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami reaksi alergi obat, seperti pembengkakan pada kelopak mata maupun bibir, kemerahan dan gatal di kulit, atau kesulitan bernapas setelah mengonsumsi Rillus.