Sakatonik Liver bermanfaat untuk memelihara kesehatan dan mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi. Selain itu, Sakatonik Liver juga dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral pada ibu hamil.

Sakatonik Liver merupakan suplemen multivitamin yang mengandung zat besi, vitamin B, dan mineral lain, seperti mangan, kalsium, dan zinc. Vitamin dan mineral ini dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, perbaruan sel tubuh, serta proses metabolisme dan pembentukan energi.

Sakatonik liver - Alodokter

Suplemen ini dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat tersebut saat asupan dari makanan saja tidak cukup, atau saat mengalami anemia, sedang hamil, atau dalam masa penyembuhan.

Produk Sakatonik Liver

Sakatonik Liver tersedia dalam bentuk kaplet dan sirop kemasan 100 ml dan 310 ml. Sakatonik Liver kemasan kaplet mengandung vitamin dan mineral sebagai berikut:

  • 100 mg zat besi dalam bentuk ferro gluconate
  • 0,8 mg asam folat
  • 5,28 mg vitamin B1
  • 0,45 vitamin B2
  • 9 mg vitamin B3
  • 1,5 mg vitamin B5
  • 0,63 vitamin B6
  • 0,9 mcg vitamin B12
  • 61,2 mg kalsium fosfat
  • 1,5 mg mangan sulfat

Sedangkan Sakatonik Liver kemasan sirop mengandung vitamin dan mineral sebagai berikut:

  • 50 mg lipofer setara dengan 4 mg zat besi
  • 92 mg ferro gluconate setara dengan 11 mg zat besi
  • 400 mcg asam folat
  • 0,45 mg vitamin B1
  • 0,65 mg vitamin B2
  • 7,5 mg vitamin B3
  • 1,2 mcg vitamin B12
  • 0,7 mg zinc gluconate
  • 0,65 mg mangan

Apa Itu Sakatonik Liver

Komposisi Zat besi, vitamin B, asam folat, kalsium, zinc, mangan
Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen zat besi dan vitamin
Manfaat Mengatasi anemia defisiensi zat besi.
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Sakatonik Liver untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Ibu hamil perlu mendapatkan asupan zat besi yang cukup. Namun, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter kandungan apakah Anda perlu mengonsumsi suplemen, seperti Sakatonik Liver, selama hamil.

Suplemen ini dapat terserap ke dalam ASI, tetapi secara umum aman untuk dikonsumsi selama menyusui.

Bentuk obat Kaplet dan sirop

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Sakatonik Liver

Sebelum mengonsumsi Sakatonik Liver, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan mengonsumsi Sakatonik Liver jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap bahan yang terkandung di dalamnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki kelainan metabolisme zat besi, seperti hemokromatosis.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit diabetes, penyakit liver, atau kolitis.
  • Bahan-bahan yang terkandung di dalam Sakatonik Liver dapat memengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Beri tahu dokter jika Anda akan melakukan pemeriksaan laboratorium apa pun.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera beri tahu dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Sakatonik Liver.

Dosis dan Aturan Pakai Sakatonik Liver

Berikut adalah dosis penggunaan Sakatonik Liver berdasarkan bentuk produknya:

Dosis Sakatonik Liver Kaplet

  • Dewasa: 1 kaplet, 1 kali sehari.

Dosis Sakatonik Liver Sirop

  • Dewasa: 1 sendok makan (15 ml), 1–2 kali sehari.
  • Anak-anak: 1–2 sendok teh (5 ml), 1–2 kali sehari.

Cara Mengonsumsi Sakatonik Liver dengan Benar

Sebelum mengonsumsi Sakatonik Liver, baca aturan penggunaan yang tertera di kemasan produk. Jangan menambah dosis Sakatonik Liver tanpa petunjuk dari dokter.

Sakatonik Liver dapat dikonsumsi sebelum makan. Namun, jika mengalami gangguan pencernaan setelah meminum Sakatonik Liver dalam keadaan perut kosong, minumlah suplemen ini sesudah makan. Untuk Sakatonik Liver sirop, sebaiknya gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya tepat.

Setelah meminum Sakatonik Liver sirop atau kaplet, minumlah air putih sebanyak 1 gelas. Sakatonik Liver kaplet harus ditelan sekaligus, jangan dihancurkan atau dikunyah terlebih dahulu.

Penting untuk diingat bahwa suplemen vitamin dan mineral tidak dapat menggantikan nutrisi dari makanan. Suplemen direkomendasikan untuk melengkapi kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan mineral, terutama ketika asupan vitamin dan mineral dari makanan tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh.

Simpan Sakatonik Liver di tempat yang kering, bersuhu ruangan, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Sakatonik Liver dengan Obat Lainnya

Bahan yang terkandung dalam Sakatonik Liver dapat menurunkan efektivitas beberapa obat lain, seperti:

Efek Samping dan Bahaya Sakatonik Liver

Kandungan zat besi dan vitamin B di dalam Sakatonik Liver dapat menimbulkan sejumlah efek samping, di antaranya:

Konsultasikan dengan dokter jika efek samping di atas tidak segera mereda atau justru makin berat. Anda perlu segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti BAB berdarah, demam, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.