Umumnya, sakit maag bersifat ringan dan hanya terjadi sesekali. Namun, sakit maag juga dapat menjadi parah dan menimbulkan beberapa komplikasi berikut:

  • Penyempitan esofagus
    Penyempitan atau striktur esofagus dapat terjadi pada seseorang yang sering mengalami sakit maag akibat refluks asam lambung (GERD). Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan jaringan parut dan membuat esofagus (kerongkongan) menyempit.
  • Barrett’s esophagus
    Kondisi ini disebabkan oleh paparan asam lambung yang terjadi secara terus menerus di kerongkongan. Pada kasus ini, sel-sel di lapisan kerongkongan bagian bawah dapat berubah menjadi sel kanker dan menyebabkan kanker kerongkongan.
  • Stenosis pilorus
    Stenosis pilorus disebabkan oleh paparan asam lambung pada area pilorus (bagian antara lambung dan usus halus) dalam jangka panjang. Paparan tersebut menimbulkan jaringan parut dan mempersempit pilorus sehingga makanan tidak tercerna dengan baik.