Sebagian penderita sakit maag dapat mengalami perbaikan dengan pengobatan dan perubahan pola hidup yang tepat. Namun, sakit maag tidak boleh dianggap sepele karena pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius, terutama jika terjadi dalam jangka panjang atau tidak ditangani dengan baik.
Komplikasi sakit maag bahkan dapat mengganggu kualitas hidup dan berpotensi menimbulkan kondisi yang berbahaya.
Komplikasi Sakit Maag yang Perlu Diwaspadai
Sakit maag dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan lain, terutama bila keluhan terjadi terus-menerus. Beberapa komplikasi sakit maag yang bisa terjadi adalah:
1. Penyempitan esofagus
Penyempitan atau striktur esofagus dapat terjadi pada seseorang yang sering mengalami sakit maag akibat GERD. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan jaringan parut dan membuat esofagus menyempit, sehingga penderita dapat mengalami kesulitan menelan.
2. Barrett’s esophagus
Barrett’s esophagus terjadi akibat paparan asam lambung secara terus-menerus pada kerongkongan. Pada kondisi ini, sel-sel normal di lapisan kerongkongan bagian bawah dapat berubah menjadi sel yang abnormal dan meningkatkan risiko terjadinya kanker esofagus.
3. Stenosis pilorus
Stenosis pilorus disebabkan oleh paparan asam lambung pada area pilorus, yaitu bagian antara lambung dan usus halus, dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat menimbulkan jaringan parut yang mempersempit pilorus sehingga makanan sulit melewati lambung dan menyebabkan muntah atau gangguan pencernaan.
Selain komplikasi yang telah disebutkan di atas, sakit maag yang tidak terkontrol juga dapat memperburuk kondisi kesehatan secara umum, terutama pada orang dengan penyakit kronis lainnya.
Itulah berbagai komplikasi sakit maag yang perlu diwaspadai. Penanganan yang tepat sejak dini sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih serius.
Jika Anda mengalami gejala sakit maag yang sering kambuh, memburuk, atau disertai keluhan lain seperti muntah darah, sulit menelan, atau penurunan berat badan, jangan ragu untuk berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.