Sakit tenggorokan merupakan keluhan yang umum terjadi dan sering kali dianggap ringan. Meski demikian, kondisi ini tidak boleh diabaikan, terutama jika berlangsung lama atau disertai keluhan lain yang memberat. Sakit tenggorokan yang tidak segera ditangani dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan dan menurunkan kualitas hidup penderitanya.
Komplikasi Sakit Tenggorokan yang Perlu Diwaspadai
Pada umumnya, komplikasi sakit tenggorokan dapat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi:
Dehidrasi
Nyeri pada tenggorokan dapat menyebabkan penderita kesulitan menelan, termasuk saat minum. Jika kondisi ini berlangsung lama, risiko terjadinya dehidrasi akan meningkat.
Gangguan nutrisi
Rasa sakit saat menelan makanan dapat membuat asupan makan berkurang. Akibatnya, kebutuhan nutrisi harian tidak terpenuhi dan kondisi tubuh dapat semakin melemah.
Gangguan pola tidur dan perburukan sleep apnea
Nyeri tenggorokan dapat mengganggu kualitas tidur. Pada penderita sleep apnea, kondisi ini berisiko memperburuk gangguan pernapasan saat tidur.
Selain komplikasi umum tersebut, sakit tenggorokan juga dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius sesuai dengan penyebabnya.
Komplikasi Sakit Tenggorokan akibat Radang Tenggorokan
Jika sakit tenggorokan disebabkan oleh radang tenggorokan akibat infeksi bakteri dan tidak diobati dengan tepat, beberapa komplikasi berikut dapat terjadi:
Demam scarlet
Demam scarlet ditandai dengan munculnya ruam kemerahan di kulit, disertai demam dan nyeri tenggorokan. Umumnya, kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri streptokokus.
Demam rematik
Demam rematik merupakan komplikasi serius yang dapat memengaruhi jantung, sendi, kulit, dan sistem saraf. Kondisi ini dapat muncul beberapa minggu setelah radang tenggorokan yang tidak tertangani dengan baik.
Kerusakan ginjal akibat infeksi
Infeksi bakteri pada tenggorokan dapat memicu peradangan ginjal. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan pembengkakan, urine berwarna gelap, dan peningkatan tekanan darah.
Penumpukan nanah (abses) pada amandel
Radang tenggorokan yang berat dapat menyebabkan terbentuknya abses di sekitar amandel. Kondisi ini menimbulkan nyeri hebat, sulit membuka mulut, serta kesulitan menelan dan bernapas.
Komplikasi Sakit Tenggorokan akibat Penyakit Lain
Seperti yang telah disebutkan, sakit tenggorokan juga dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, yang masing-masing memiliki risiko komplikasi tersendiri. Pada sakit tenggorokan akibat penyakit asam lambung (GERD), komplikasi yang dapat terjadi meliputi esofagitis, yaitu peradangan pada kerongkongan, serta Barrett’s esophagus, yang dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan.
Sementara itu, pada sakit tenggorokan yang disebabkan oleh kanker tenggorokan, komplikasi yang paling serius adalah penyebaran sel kanker ke organ lain (metastasis). Hal ini dapat memperburuk kondisi dan membutuhkan penanganan medis yang lebih kompleks.
Itulah berbagai komplikasi sakit tenggorokan yang perlu diwaspadai. Penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika sakit tenggorokan tidak kunjung membaik, makin parah, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mencegah terjadinya komplikasi.